Kukar Masih Diam Soal IKN
TENGGARONG- Ketua KNPI Kukar, Tauhid Aprillia Noor menyayang, sampai saat
ini kukar masih tidak terlalu agresif menyambut Ibu Kota Negara(IKN) yang sudah
ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo, yang masuk wilayah kukar dan PPU, padahal
diprediksi pembangunan IKN akan mulai berjalan tahun depan.
"Kukar sepertinya masih diam sambut IKN baru, padahal diluar kukar,
diskusi IKN semakin bergeliat," ujar Tauhid, saat menjadi narsum acara
Talk Millenial 2020, Sabtu(15/2/2020) siang dI Pendopo Bupati kukar, yang digelar
oleh Sahabat Pulau cabang kukar.
Tauhid menjamin, jika IKN jadi di kukar, maka ekonomi kukar akan semakin
bergeliat, kukar bakal banyak dikunjungi orang, yang berkepentingan dengan
pemeritah pusat, karena menjadi sentral pemerintahan.
"Bayangkan semua daerah se-Indonesia bakal perjalanan dinas ke kukar,
karena urusan kepresidenan maupun kementerian," paparnya.
Sementara itu, Rektor Unikarta Erwinsyah yang juga berkesempatan menjadi
narsum menambahkan, orang kukar harus siap menerima pendatang yang bekerja di
IKN, dalam pergulatan sosial yang terjadi, harus bisa mamfaatkan IT menuju
kreatifitas masyarakat kukar.
"Akan banyak nantinya profesi baru di kukar, demi mamfaat IKN dijaman
yang serba IT," ucapnya.
Sementara itu Pimpinan Distorsi kukar, Akbar Haka, sangat menyambut IKN di
kukar, dan kukar akan semakin terkenal di luar negeri, serta kearifan lokal
harus tetap dipertahankan.
"Ayo pemuda sambut IKN dengan kreatifitas, agar kukar semakin
terkenal," pungkasnya.
Diacara tersebut, turut hadir, Budayawan Dedi sudarya atau yang biasa
disapa Nala Arung, serta Ketua Kukar Kreatif Erwan Riyadi. Yang menjadi peserta
adalah kelompok millenial sekelas tingkat SMA dan SMK.(and/poskotakaltimnews.com)