Jelang MTQ ke-46 Kaltim, Kukar Evaluasi Lokasi Lomba hingga Bazar UMKM
Rakor LPTQ Kukar
membahas persiapan MTQH ke-46 Kaltim. (Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengevaluasi sejumlah rencana lokasi kegiatan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Evaluasi dilakukan
terhadap lokasi perlombaan dan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
menyusul adanya sejumlah pertimbangan baru dalam persiapan penyelenggaraan.
Sekretaris Daerah
(Sekda) Kukar sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ)
Kukar, Sunggono, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat koordinasi
persiapan MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim di Gedung Sekretariat LPTQ Kukar,
Kamis (15/10/2026).
Dalam rapat tersebut,
masing-masing bidang menyampaikan perkembangan persiapan sekaligus membahas
penyesuaian terhadap rencana yang telah disusun sebelumnya.
Salah satu perubahan
yang tengah dipertimbangkan adalah pemindahan lokasi bazar UMKM.
Semula, kegiatan
tersebut direncanakan berlangsung di samping Kantor Bupati Kukar. Namun,
keberadaan area Arbizz Space yang di launching beberapa waktu lalu membuka
alternatif untuk memusatkan kegiatan UMKM di lokasi tersebut.
“Awalnya bazar UMKM
direncanakan berlangsung di samping Kantor Bupati. Namun, setelah
mempertimbangkan bahwa kita sudah memiliki area Arbizz Space baru yang juga
dapat menampung pelaku UMKM, kami mempertimbangkan untuk memusatkan kegiatan di
lokasi tersebut,” ujarnya.
Penyesuaian juga
dilakukan terhadap rencana lokasi perlombaan. Sebelumnya, lantai tiga Gedung
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar dipertimbangkan sebagai
salah satu arena lomba karena dinilai representatif.
Namun, ruangan
tersebut berpotensi digunakan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada
Desember mendatang.
Kondisi itu membuat
panitia perlu mempertimbangkan kembali penggunaan gedung tersebut agar tidak
berbenturan dengan agenda lain.
Menurutnya, informasi
terbaru dari masing-masing bidang menjadi bahan penting dalam menentukan
langkah lanjutan.
Setiap perubahan
perlu dibahas bersama agar keputusan yang diambil dapat disesuaikan dengan
kebutuhan penyelenggaraan.
“Rapat hari ini
bertujuan menyamakan persepsi, menghimpun informasi, serta menyesuaikan
berbagai perubahan yang terjadi,” kata dia.
Di sisi lain,
persiapan MTQH ke-46 Kaltim di Kukar secara konseptual telah mencapai lebih
dari 80 persen.
Setelah pematangan
rencana di tingkat daerah, LPTQ Kukar akan menyampaikan laporan resmi kepada
Bupati Kukar sebelum mempresentasikan rencana penyelenggaraan kepada pemerintah
provinsi.
Sebelumnya, persiapan
tuan rumah telah dibahas melalui koordinasi lintas pihak, termasuk mengenai
arena perlombaan dan kebutuhan pendukung kegiatan.
Sejumlah aspek
seperti akomodasi, transportasi, dan fasilitas kesehatan turut menjadi bagian
dari perencanaan penyelenggaraan.
Untuk mendukung
kebutuhan peserta dan tamu, panitia memperkirakan sekitar 1.200 orang akan
datang ke Kukar.
Sejumlah alternatif
penginapan, mulai dari hotel hingga guest house di Tenggarong dan sekitarnya,
telah diidentifikasi.
Sementara itu,
kontingen Kukar direncanakan mengikuti seluruh cabang lomba yang tersedia.
Jumlah peserta masih
dalam tahap penghitungan, sedangkan mekanisme pendaftaran direncanakan
dilakukan secara daring dan dilanjutkan dengan daftar ulang secara langsung.
Ia berharap seluruh penyesuaian yang dibahas dapat segera ditetapkan sehingga persiapan teknis setiap bidang semakin terarah menjelang pelaksanaan MTQH ke-46 Kaltim.
“Mudah-mudahan,
setelah semuanya jelas dan disepakati, pelaksanaan kegiatan dapat berjalan
dengan baik sesuai rencana,” tutupnya. (Adv/Kriz)