Berau Expo 2026 Bukan Sekadar Pameran, Bupati Sri Juniarsih Berharap Produk Lokal Dilirik Investor dan Tembus Pasar Lebih Luas

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Berau Expo 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar ajang memeriahkan hari jadi daerah. Pameran ini menjadi kesempatan bagi Kabupaten Berau untuk memperkenalkan produk unggulan, mengangkat potensi UMKM, serta membuka peluang investasi melalui kekayaan sumber daya alam dan komoditas lokal yang dimiliki.

 

Harapan tersebut disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat meninjau kesiapan stan pameran di GOR Graha Pemuda, Kamis (15/10/2026). Peninjauan dilakukan menjelang pembukaan Berau Expo 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb.

 

Dalam kunjungannya, Sri Juniarsih melihat langsung persiapan stan yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan. Berbagai potensi mulai ditampilkan, mulai dari produk unggulan daerah, hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga kekayaan sumber daya alam serta budaya dari masing-masing wilayah.

 

Beragam produk tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi Berau kepada masyarakat luas. Salah satunya produk cokelat Berau yang diharapkan semakin dikenal, bersama berbagai hasil UMKM dan komoditas lokal lainnya.

 

Sri Juniarsih mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan, kesiapan stan peserta telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen. Ia berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan penataan stan sebelum pembukaan pameran pada sore hari.

 

“Kalau kita lihat, mereka ini sudah sekitar 70–80 persen. Mudah-mudahan bisa mengejar waktu yang tinggal sedikit ini dalam memeriahkan hari jadi Berau,” ujarnya.

 

Menurutnya, Berau Expo merupakan kesempatan bagi OPD dan kecamatan untuk menunjukkan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah. Melalui pameran ini, produk lokal yang belum banyak dikenal diharapkan mendapatkan perhatian lebih luas dan memiliki kesempatan untuk berkembang.

 

Tak hanya memperkenalkan produk kepada masyarakat, pameran tersebut juga diharapkan dapat menarik perhatian para investor yang berkunjung. Dengan menampilkan kekayaan sumber daya alam dan berbagai potensi unggulan, Berau berpeluang memperkenalkan kesempatan pengembangan usaha kepada pihak yang tertarik menjajaki kerja sama.

 

“Kita mengangkat seluruh potensi sumber daya alam yang ada di Kabupaten Berau. Mudah-mudahan kita juga bisa mengajak tamu-tamu yang datang, siapa tahu ada yang tertarik menjadi investor,” kata Sri Juniarsih.

 

Bagi pelaku UMKM, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran. Sementara itu, bagi pemerintah daerah, Berau Expo menjadi salah satu sarana untuk menunjukkan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di berbagai kecamatan.

 

Namun, promosi melalui pameran diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Pengenalan produk perlu diikuti dengan upaya pemasaran berkelanjutan, pengembangan kualitas produk, dan perluasan jaringan usaha agar potensi yang dimiliki dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

 

Melalui Berau Expo 2026, pemerintah daerah berharap produk unggulan Berau semakin dikenal, pelaku UMKM memperoleh peluang pasar yang lebih besar, dan potensi sumber daya alam daerah mampu menarik minat pihak yang ingin menjajaki peluang investasi.

Dengan demikian, peringatan hari jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah dan mendorong pengembangan ekonomi lokal. (sep/FN)