Harumkan Nama Kalimantan Timur di Panggung Nasional, Ahmad Awwaludin - Anisa Suliyanti Sukses Boyong 3 Penghargaan Putra Putri Budaya Indonesia 2026
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Berau. Mewakili Kalimantan Timur dalam ajang Pemilihan Putra Putri Budaya Indonesia 2026, Anisa Suliyanti dan Ahmad Awwaludin sukses membawa pulang tiga penghargaan sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Capaian tersebut
menjadi bukti bahwa generasi muda Berau mampu menunjukkan potensi dan daya
saing di panggung nasional. Tak hanya berkompetisi untuk meraih gelar,
keikutsertaan mereka juga menjadi kesempatan untuk membawa identitas serta
nilai-nilai budaya daerah agar semakin dikenal luas.
Dalam kompetisi
tersebut, Anisa Suliyanti berhasil meraih gelar Runner Up III sekaligus
penghargaan Putri Budaya Indonesia Terfavorit 2026. Sementara itu, Ahmad
Awwaludin meraih penghargaan Putra Budaya Best Advokasi 2026.
Tiga penghargaan yang diraih keduanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Berau. Prestasi ini juga memperlihatkan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memperkenalkan dan menjaga keberlangsungan budaya Indonesia, termasuk kekayaan budaya yang dimiliki daerah.
Keberhasilan tersebut
tidak terlepas dari proses persiapan dan pembinaan yang dilakukan Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau. Dukungan diberikan melalui
pembekalan wawasan kebudayaan, pemantapan materi advokasi, peningkatan
kemampuan komunikasi, kesiapan mental, hingga dukungan pendanaan untuk
mengikuti kompetisi.
Kepala Disbudpar
Berau, Yudha Budisantosa, menyampaikan apresiasi atas semangat dan perjuangan
para perwakilan Kalimantan Timur tersebut. Menurutnya, pencapaian yang diraih
merupakan hasil dari kesungguhan peserta dalam mempersiapkan diri untuk
bersaing di tingkat nasional.
“Kami tentu
mengapresiasi semangat dan upaya mereka dalam mempersiapkan diri hingga mampu
berkompetisi di tingkat nasional,” ungkap Yudha, Kamis (22/10/2026).
Ia menilai,
keberhasilan tersebut tidak semata-mata diukur dari gelar atau penghargaan yang
berhasil dibawa pulang. Lebih dari itu, pengalaman berkompetisi di tingkat
nasional menjadi bagian penting dari proses pembelajaran generasi muda untuk
mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas wawasan kebudayaan.
Menurut Yudha,
keberanian generasi muda untuk tampil dan membawa identitas daerah ke panggung
nasional merupakan hal yang patut diapresiasi. Mereka dinilai memiliki peran
strategis dalam memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat yang lebih
luas.
“Prestasi ini bukan
hanya tentang hasil kompetisi, tetapi juga tentang keberanian generasi muda
untuk belajar, berproses, serta membawa identitas dan nilai budaya daerah ke
tingkat nasional,” ujarnya.
Prestasi tahun ini
juga mengingatkan pada keberhasilan perwakilan Berau dalam ajang serupa pada
2022. Saat itu, wakil dari daerah tersebut berhasil meraih gelar Grand Winner
dan Runner Up III Putri Budaya Indonesia.
Rekam jejak tersebut
menjadi catatan positif bagi Kabupaten Berau dalam mendorong generasi muda
untuk terus terlibat dalam kegiatan kebudayaan. Keberhasilan pada 2022 dan
pencapaian tahun ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak muda lainnya
untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mengambil bagian dalam pelestarian
budaya daerah.
Yudha berharap
prestasi yang diraih Anisa dan Ahmad dapat membuka jalan bagi semakin banyak
generasi muda Berau untuk berani tampil, berkompetisi, dan berkontribusi dalam
memperkenalkan kekayaan budaya daerah ke tingkat nasional.
“Kami berharap
kesempatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak generasi muda
Berau yang berani tampil, berprestasi, serta berkontribusi dalam pelestarian
budaya,” pungkasnya.
Keberhasilan tersebut
diharapkan tidak berhenti pada pencapaian di panggung kompetisi, tetapi juga
menjadi dorongan bagi generasi muda untuk terus mengenal, mencintai, dan
melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa. (sep/FN)