Kualitas ASN Jadi Kunci Pelayanan Publik, Pemkab Kukar Siapkan Penguatan Kompetensi
Bupati Kukar, Aulia
Rahman Basri. (Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya bergantung pada sistem dan fasilitas yang tersedia, tetapi juga pada kemampuan aparatur yang menjalankannya.
Di tengah perubahan
kebutuhan masyarakat dan dinamika penyelenggaraan pemerintahan, Pemerintah
Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menempatkan peningkatan kualitas sumber
daya manusia aparatur sebagai salah satu perhatian melalui Program ASN Kukar
Terbaik.
Bupati Kukar, Aulia
Rahman Basri mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah
daerah untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan aparatur sipil
negara (ASN).
Berbagai kegiatan
pendidikan disiapkan, termasuk pemberian beasiswa bagi guru yang belum
menyelesaikan pendidikan sarjana.
“Program ASN Terbaik,
kita berupaya untuk meningkatkan kualitas ASN kita. Salah satunya melalui
pemberian beasiswa bagi guru-guru yang belum sarjana,” ujarnya saat ditemui di
Pendopo Odah Etam Tenggarong pada Jumat (23/10/2026).
Program ASN Kukar
Terbaik merupakan salah satu program dedikasi dalam kebijakan pembangunan Kukar
Idaman Terbaik.
Fokusnya tidak hanya
pada peningkatan pendidikan formal, tetapi juga pengembangan kapasitas dan
kompetensi ASN agar mampu menjalankan tugas sesuai tuntutan pekerjaan serta
perkembangan pelayanan pemerintahan.
Menurutnya
peningkatan kualitas aparatur menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari
upaya memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
Sebab, lanjutnya, perubahan dalam
penyelenggaraan pemerintahan menuntut ASN untuk terus belajar, mengembangkan
kemampuan, dan menyesuaikan diri dengan kondisi yang berkembang.
“Proses pelayanan
sangat dinamis. Banyak hal baru yang terjadi di dunia kita. Oleh karena itu,
teman-teman ASN harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada,” kata
dia.
Ia menegaskan,
peningkatan kemampuan aparatur harus menjadi perhatian agar pelayanan yang
diberikan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
Pendidikan dan
pengembangan kompetensi menjadi bagian dari upaya menyiapkan ASN yang mampu
menghadapi tuntutan tersebut.
“Jangan berharap kita
bisa memberikan pelayanan yang baik jika kualitasnya biasa-biasa saja,”
tegasnya.
Untuk menunjang
pelaksanaan program, Pemkab Kukar juga merencanakan pemindahan kantor Badan
Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ke kawasan pusat
pelatihan di Kecamatan Tenggarong Seberang.
Rencana ini menjadi
salah satu langkah untuk mendukung kegiatan pengembangan kompetensi aparatur.
Ia menyebutkan,
program ASN Kukar Terbaik terus dijalankan melalui berbagai kegiatan pendidikan
dan pengembangan kompetensi.
Salah satunya pemberian beasiswa bagi guru yang belum menyelesaikan pendidikan sarjana, sementara penguatan kapasitas ASN di sektor lain, termasuk kesehatan, juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas aparatur.
“Untuk penguatan di
luar sektor pendidikan, termasuk sektor kesehatan, memang masih ada yang
mengakses, tetapi jumlahnya lebih banyak di sektor pendidikan,” pungkasnya.
(Adv/Kriz)