Lima Pejabat Baru Berau Ditantang Buktikan Kinerja dalam 3 Bulan
Oleh Admin2 menit baca317 dibaca

BERAU, POSKOTAKALTIMNEWS : Pergeseran jabatan lima pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bukan sekadar pergantian posisi. Para Pejabat ini, kini dihadapkan pada tuntutan untuk segera menunjukkan kinerja nyata.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, bahkan menekankan pentingnya target kerja yang jelas sejak awal masa jabatan, dengan tiga bulan pertama menjadi momentum pembuktian.
Pesan tegas tersebut menjadi perhatian bagi lima pejabat yang baru dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Berau Nomor 800.1.3.3/328/BKPSDM/2026 tertanggal 3 November 2026.
Kelima pejabat tersebut yakni Desmus Erysa yang dipercaya sebagai Sekretaris DPRD Berau, Arif Rudi Hermawan sebagai Kepala Dinas Pangan, Tri Anggoro Rahardjo sebagai Kepala Dinas Perkebunan, Risma Rosehan sebagai Kepala Satpol PP Berau, serta Aidil Fitri sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A).
Bagi Sri Juniarsih, pergantian jabatan harus diikuti perubahan kinerja. Setiap kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dituntut mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah ke dalam program kerja yang konkret, terukur, dan memiliki sasaran yang jelas.
“Tiga bulan pertama menjadi fase penting untuk menunjukkan arah kebijakan sekaligus langkah nyata dalam menjalankan tugas di masing-masing perangkat daerah,” ujar Bupati Berau Sri Juniarsih Mas.
Tak hanya mengejar target di instansi sendiri, para pejabat juga diminta tidak bekerja secara sektoral. Sri Juniarsih menilai koordinasi dan sinergi lintas OPD menjadi faktor penting agar program pembangunan berjalan lebih efektif.
“Salah satu perhatian khusus diberikan kepada Kepala DPPKBP3A. Pejabat yang baru menduduki posisi tersebut diminta membangun kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Diskoperindag, serta perangkat daerah lainnya,” terangnya.
Kolaborasi tersebut diperlukan agar program pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak dapat berjalan terintegrasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Tantangan bagi lima pejabat tersebut bukan hanya beradaptasi dengan jabatan baru, melainkan membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan mampu diterjemahkan menjadi hasil kerja.
“Sebab, masyarakat tentu menunggu bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi juga perubahan kualitas pelayanan dan percepatan pembangunan di Kabupaten Berau,” tutupnya. (sep/FN/Advertorial)




