Upaya Melawan Corona, Sudah 17 Warga Kubar di Karantina

img

 ///Keterangan Foto :    Sekda Kubar  Drs Yacob Tullur didamping Kadis Kesehatan, Dirut RSUD HIS, Kepala BPBD dan Kadishub Kubar, memberikan keterangan kepada awak media, Selasa 7 April 2020. (foto : Imran/Poskota Kaltim)///

 

SENDAWAR – Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur, melalui Tim Gugus Penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19) terus bergerak cepat  mengantisipasi dan menanggulangi wabah Covid-19 yang mematikan dan melanda dunia saat ini.  

Dalam konperensi pers pada Selasa (7/4/2020), Bupati Kubar FX Yapan SH melalui Sekretaris Daerah Kubar Drs Yacob Tullur menjelaskan bahwa Per 7 April 2020, sudah ada 17 orang warga Kubar yang di karantina di mes Paskib Kubar di Sendawar.

“Yaitu warga Kubar yang baru kembali dari daerah terpapar Covid-19 di Gowa, Sulawesi Selatan. Hari ini (Selasa, Red,.-) ada tiga warga Kubar berasal dari Kecamatan Damai, Melak dan Linggang Bigung masuk karantina. Jadi totalnya 17 warga,” urai Yacob Tullur, didampingi Kadis Kesehatan Rita Sinaga, Kadis Perhubungan Rakhmat, Dirut RSUD Harapan Insan Sendawar, serta Kepala BPBD Jenton, di Media Center Covid-19 Kubar, Rumah Jabatan Bupati di Sendawar, Selasa (7/4/2020) sore tadi.

Yacob Tullur mengungkapkan, 17 warga yang di karantina tersebut dalam status ODP (Orang Dalam Pengawasan). Menurutnya,  17 orang tersebut menjalani karantina tersebut dalam keadaan sehat. 

“Nasib belasan warga Kubar yang dikarantina itu, bergantung hasil swab salah satu rekannya yang saat ini menjalani isolasi di RSUD HIS. Karena dinyatakan positif tertular viros corona dari hasil rapid tes oleh tim medis,” jelasnya lagi.

“Jika nantinya hasil swab yang kirim ke Surabaya sudah datang dan hasilnya negatif, maka semuanya bisa pulang ke rumah melakukan isolasi mandiri,” tukasnya lagi. 

Yacob Tullur menuturkan, Pemkab Kubar juga merilis data jumlah kunjungan masyarakat ke Kubar yang melalui posko covid 19 di Kampung Jambuk Makmur, Kecamatan Bongan per Selasa 7 April 2020, berjumlah 870 orang.

“Jumlah kendaraan kurang lebih 400 unit. Jumlah orang melalui Kecamatan Bentian Besar menggunakan bus Damri ada 7 orang,” bebernya.

Dia juga menjelaskan, untuk jumlah ODP per hari ini sebanyak 187 orang, selesai pemantauan 77 orang, masih proses pemantauan ada 110 orang.  Dari jumlah tersebut, orang yang telah melakukan rapid tes sebanyak 44 orang.

“Negatif 43 orang dan positif satu orang. Dimbau agar masyarakat tetap tenang dan menjaga kesehatan. Kurangi aktivitas diluar,” pungkasnya.  

Sekadar diketahui, Covid-19 merupakan singkatan dari Corona Virus Disease  2019. Penyakit ini disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yang kini melanda se-dunia.(imn)