Ini Alasan Pasien ODP Nekat Kabur dari Tempat Isolasi Wisma Atlit Tenggarong Seberang

img

(pasien ODP yang sudah kembali ke Wisma Atlit)


TENGGARONG, Jum (25) salah satu pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang diisolasi di Wisma Atlit Tenggarong Seberang, pada Kamis 8 April 2020 dini hari lalu nekat melarikan diri, dan berencana untuk pulang kampung ke Sinjai Makasar, karena mendapat kabar melalui handphonenya, kalau ada keluarganya yang meninggal di Makassar. Sehingga membuatnya panik dan ingin pulang. Meski telah melarikan diri dari tempat isolasi, niat untuk pulang kampung diurungkan, dan pada Kamis 9/4/2020 malam sekira pukul 20.00 Wita, Jum kembali  ke tempat isolasi di Wisma Atlit Tenggarong Seberang.

“Pasien tersebut sudah kembali ke Wisma Atlit Tenggarong Seberang,” kata Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto kepada wartawan tadi malam.

Informasi yang diterima Poskotakaltimnews.com, bahwa Jum melarikan diri dari Wisma Atlit Komplek Aji Imbut Tenggarong Seberang sekira pukul 02.00 Wita, kemudian yang bersangkutan berjalan dijalur dua Tenggarong-Samarinda.

Saat tiba dipinggir jalan, dia mencari kendaraan jenis pickup untuk menumpang ke Samarinda.

Sesampainya di dekat pelabuhan Samarinda rencananya yang bersangkutan akan pergi dari Samarinda menuju Makassar dengan menggunakan kapal di Pelabuhan Samarinda.

Tapi karena melihat ada banyak polisi dan petugas lainnya. Membuat dia mengurungkan niatnya atau tak berani masuk ke kapal.

Selama melarikan diri, Jum selalu berkomunikasi dengan perawat di Tenggarong dan diminta untuk kembali karena selain berbahaya untuk dirinya dan juga untuk semua orang yang berkontak langsung dengannya.

Karena mengetahui bahwa telah dicari aparat kepolisian dan pihak berwenang lainnya,  Jum kembali ke Wisma Atlet sekitar pukul 20.00 Wita kompleks stadion aji imbut Desa Perjiwa kecamatan Tenggarong seberang dengan cara menumpang kendaraan orang lagi.awi