Bantuan Langsung Tunai Disalurkan, Dewan Berharap dapat Ringankan Beban Warga
Anggota Komisi I DPRD Bontang Raking saat dimintai keterangannya kepada
wartawan beberapa waktu lalu.
BONTANG, Wakil
Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking mengatakan bantuan langsung tunai sebesar
Rp 500,000 per kepala yang mencapai kurang lebih 28 Ribu Kepala Keluarga.
Bantuan ditengah pandemic covid19 ini akan disalurkan langsung melalui
Dinas Sosial dan instansi terkait seperti Camat dan Kelurahan serta pihak RT
setempat dengan dua kategori.
Pada kategori
pertama dengan bantuan langsung berupa sembako yang langsung diberikan warga
dan kategori kedua dengan bentuk tunai (cash) yang saat ini masih mencari
formasi yang tepat bisa saja melalui rekening masing-masing warga yang
terdampak. Bantuan tersebut secepatnya akan disalurkan mengingat pandemic
covid19 membuat sejumlah warga tidak dapat menjalankan aktivitas seperti
biasanya.
“Sesuai anjuran
Wali Kota Bontang, Bantuan tersebut akan disalurkan secepatnya. Insya Allah
dalam dua hari kedepan. Tinggal menunggu Surat Keputusan Wali Kota (SK),”Ujar
Raking saat dihubungi media ini Selasa,21/04 2020.
Politisi Berkarya
ini mengaku prihatin ditengah badai pandemic apalagi menjelang bulan suci
ramadhan yang sebentar lagi ritual keagamaaan umat muslim seluruh dunia
terkhusus di Kota Bontang yang tahun ini merasakan dampaknya.
“Apalagi sejumlah
pedagang kecil yang tidak lagi berjualan saat Ramadhan. Tentu ini pertimbangan
pihak pemerintah dan DPRD yang memang diberikan amanah untuk mengayomi seluruh
warga khususnya di Bontang,” ujarnya prihatin.
Ia berharap agar
bantuan langsung nantinya yang dilakukan pihak pemerintah dapat menyentuh ke
sendi-sendi warga yang terdampak covid-19 sehingga dapat meringankan beban
mereka.
“Kami di DPRD
berharap agar bantuan nantinya dapat membantu warga yang betul-betul
membutuhkan sehingga dapat meringkankan beban mereka,” ujarnya.
Ia bersama
rekan-rekan di DPRD juga akan turun ke lapangan untuk memastikan bantuan
tersebut dapat berjalan dengan lancar dan diterima langsung oleh warga yang
memang terdampak pandemic covid-19 ini
“Sebagai fungsi
pengawasan, kami akan turun ke lapangan sekaligus menyaksikan bantuan tersebut
diterima dan criteria yang sesuai dengan data yang ada. Sehingga tidak
ada lagi kesan suka atau tidak suka yang saat ini beredar dimasyarakat,”
ujarnya.wan/adv