Bendungan Lambakan Sudah Tahap Pembebasan Lahan
( Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdaprov Kaltim Ir.Hj Lisa Hasliana)
SAMARINDA- Kepala
Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdaprov Kaltim Ir.Hj Lisa
Hasliana mengatakan, Bendungan Lambakan merupakan
salah satu proyek strategis nasional yang pembangunannya akan dibiayai APBN,
di wilayah Kabupaten Paser terus berlanjut, dimana saat progresnya sudah
memasuki tahap pembebasan lahan.
Dikatakan,
pembangunan Bendungan Lambakan yang terletak di antara Desa Muara
Lambakan dan Kepala Telake, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser. Proyek ini
masuk dalam program pembangunan bendungan dari Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bendungan Lambakan tak sekadar
untuk pengendali banjir tetapi juga bisa mengairi lahan pertanian
di wilayah Paser dan PPU kurang lebih 21 ribu hektare.
“ Selain
itu, Bendungan Lambakan nantinya juga menjadi sumber air bersih
dengan kapasitas produksi kurang lebih 5000 liter per detik secara
kontinyu untuk Paser,PPU dan Balikpapan. Kemudian manfaat , bendungan ini
juga dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Air dengan kapasitas daya
sekitar 18.87 megawatt (MW) maupun untuk pengembangan pariwisata
di Paser,” kata Lisa Hasliana, Senin (4/5/2020).
Namun
mewabahnya pandemi Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19) di
Indonesia dan Kaltim khususnya, maka pelaksanaan untuk pembebasan
lahan untuk sementara ditunda, hal tersebut seseui
dengan adanya surat edaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang
Republik Indonesia.
“Untuk
sementara ini, pembebasan lahan Bendungan Lambakan Paser di tunda,
sampai penyebaran Covid-19 meredah baru dilanjutkan untuk diselesaikan, “
katanya
Lisa
Hasliana merincikan lahan untuk Bendungan Lambakan diperlukan 378
hektare, kemudian 342 untuk area genangan, dan 36 hektare untuk bangunan,
sementara lahan warga yang akan dibebaskan sebanyak 640 bidang, namun
ditengah pandemi Covid-19 maka pembebasan lahan untuk sementera di
tunda pelaksanaannya.
“Apabila sudah
dilaksanakan pembabasa lahannya, maka pembangunan Bendungan Lambakan akan
dilanjutkan yang sumber dananya dari APBN tahun 2020, dan akan
dilaksanakan BWS wilayah III Kalimantan,” kata Lisa Hesliana.(mar)