Bupati Hadiri Purna Tugas H Surip, “Saya Belum Berhasil Pindahkan Pasar“

img

Bupati Edi Damansyah, hadiri pelepasan Purna tugas Kadisperindag Surip. 

 

TENGGARONG- Bupati Edi Damansyah bersama Sekda Sunggono, menghadiri acara pelepasan Purna Tugas Kadisperindag Kukar H Surip, yang sudah masuki masa pensiun per Juni 2020. Bupati menngakui sudah sangat dekat dengan sosok Surip, yang dikenal sebagai sosok pekerja keras. 

“Kita pernah satu tim di Disdukcapil, saya jabat Kadis, beliau jabat Sekretaris, kita sama-saling membantu, saya kenal pak Surip, sosok pekerja keras dan tekun, “ kata Bupati Edi. 

Bupati Edi melanjutkan, mantan bawahan nya itu, sudah mengabdi lama terhadap bangsa ini, mulai dari PNS golongan I hingga IV B masuk masa Purna tugasnya. Sudah banyak jasanya terhadap pemkab Kukar selama menjabat Kadisperindag sejak 2017, saat Pemkab lakukan kebijakan perpindahan pasar, dari pasar Tangga Arung ke pasar Mangkurawang, walau belum semua pedagang pindah, tapi usahanya sudah berhasil. 

“PNS yang masih bertugas, silahkan bekerja dengan baik dan disiplin, karena nantinya hasil yang akan dinikmati sendiri, “ ucapnya. 

Edi mendoakan agar kawannya tersebut diberi kesehatan, dan tetap beraktifitas meski sudah Purna tugas, Edi menawarkan untuk bisa bergabung diberbagai komunitas, seperti komunitas sepeda para pensiunan hingga kelompok lainnya. 

“Pak Surip, nanti kita banyak silaturahmi lagi, jangan sampai silaturahmi terputus hanya karena pensiun, “ungkapnya.

Sementara itu, Surip yang kesempatan memberikan pesan dan kesan, mengucapkan Terima kasih kepada Bupati, Sekda serta keluarga besar Disperindag, dirinya merasa orang lama di disperindag selama mengabdi sebagai PNS selama 39 tahun 3 bulan, walau pernah bertugas di Samarinda selama 10 tahun. Dirinya punya kesan selama menjabat Kadisperindag Kukar. 

“Saya rasa belum berhasil pindahkan pasar, dari Tangga Arung ke Mangkurawang, akarena masih ada 200 pedagang yang belum pindah, karena lahannya tidak tersedia di pasar Mangkurawang, “ ujarnya. 

Selain itu, ada kesan yang mengharukan menurut Surip, dirinya mendapatkan ucapan Purna tugas dari THL tukang sapu pasar Mangkurawang, yang umurnya sudah tua, padahal gaji mereka sangat kecil, hanya Rp300 Ribu per bulannya. 

“Mereka gajinya kecil, tapi pengabdiannya luar biasa, untuk mereka terbantu dengan pemberian THR dari pemkab Kukar jelang lebaran kemaren, “jelasnya.

Salah satu pegawai Disperindag Sukono memberikan kesan kepada sosok mantan atasannya, sebagai pengayom, malahan selama Surip jabat Kadis tidak pernah marah kepada bawahan, ini menunjukan sosok yang sabar. 

“Kita kehilangan sosok Pak Surip, Mudah-mudahan pengganti beliau, bisa sama dengan karakter kepemimpinan yang pengayom, “pungkasnya.(adv/and)