Bupati Edi Tinjau Rapid Test Massal di Pasar Mangkurawang, Akan Dipasang Tanda Jarak Aman

img

Kadinkes dr Martina Yulianti, saat lakukan simulasi pemasangan tanda aman jarak antara pedagang dan pembeli 

 

TENGGARONG- Tim Kesehatan Pemkab Kukar, yang dibantu personel Pol PP dan Pengelola pasar, Selasa (9/6/2020) menggelar Rapid Test massal di pasar Gerbang Raja Mangkurawang. Pemkab Kukar yang dikomandoi Bupati Edi Damansyah menargetkan dalam satu minggu ini, rapid test di dua pasar yang ada di Tenggarong selesai.

"Total pedagang yang kita rapid berjumlah 1224 pedagang. Di Pasar Mangkurawang  pedagang yang akan di rapid berjumlah 824 pedagang, sedangkan di pasar Tangga Arung berjumlah 400 pedagang," papar Bupati Edi Damansyah, saat meninjau Rapid.

Bupati Edi menyebut, rapid test melibatkan tim kesehatan dengan pengelola pasar agar berjalan sukses, harus juga didukung para pedagang. Rapid sebagai bentuk nyata dari Tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 di Kukar, ingin melindungi masyarakat dari terjangkit virus Corona, jangan disalah artikan yang macam-macam.

“Kegiatan rapid bagi kalangan pedagang pasar, jangan diarahkan ke yang macam-macam oleh pihak tertentu, ini murni untuk melindungi rakyat Kukar," Ucap Edi dengan nada tegas.

Bupati Edi memastikan, jika rapid ini selesai dan dapat diketahui hasilnya, yang senang juga para pedagang, karena antara pedagang yang satu dengan pedagang lainnya, tidak saling curiga ada yang terjangkit  virus corona."Setelah rapid di pedagang selesai, nantinya bisa saja mengarahkan kepada pembeli," jelasnya.

Bupati Edi menyebut, pasar Gerbang Raja Mangkurawang merupakan pilot projek lokasi Relaksasi  sektor ekonomi masyarakat, setelah hampir tiga bulan dilakukan pembatasan sosial di kalangan pedagang. Pasar tetap berjalan tapi dalam suasana terbatas.

"Di pasar akan disiapkan, bilik sterilisasi dan tempat cuci tangan dibeberapa titik," ucap Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kukar ini.

Sementara itu, ditambahkan Kadinkes Kukar dr Martina Yulianti mengatakan, untuk penanganan pencegahan penyebaran virus corona di pasar Mangkurawang, yang kita tekankan kepada pedagang jangan lupa untuk memakai masker, perhatikan jaga jarak aman antara pedagang dan pembeli.

"Yang belum ada di pasar Mangkurawang, adalah tanda batas jarak aman antara pedagang dan pembeli. Ini akan kita usulkan ke pengelola pasar agar dibuatkan tanda tersebut, bisa dengan menggunakan lakban," Jelas Martina.(and/adv)