Hampir 50 Persen Pembangunan SPN Bersumber dari APBD Kukar
(Suasana RDP di DPRD Kukar)
TENGGARONG,
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kutai Kartanegara Sunggono mengatakan, pemerintah
Kukar komitmen mendukung pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) di kawasan
Desa Margahayu Loa Kulu Kutai Kartanegara. Sampai 2020 ini, anggaran dari APBD
Kukar untuk pembangunan SPN tersebut mencapai Rp171 miliar.
“Jumlah
anggaran pembangunan SPN diperkirakan secara keseluruhan mencapai Rp363 miliar,
dari nilai tersebut hampir 50 persen itu berasal dari APBD Kukar. Dimana
alokasi pembangunan SPN dimulai sejak 2017 dengan anggaran Rp25 miliar,
kemudian 2018 84 M, 2019 Rp32 M dan pada tahun 2020 ini sekitar Rp30 miliar.
Jadi kalau ditanya, bagaimana sih komitmen pemkab Kukar, insya Allah kami
komitmen, sebab 47 persen hampir mendekati 50 persen anggaran pembangunan dari
Kukar,” ungkap Sunggono, saat menghadiri acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) di
DPRD Rabu (15/7/2020) soal pembangunan infrastruktur di Kukar.
RDP yang
dilangsungkan diruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kukar tersebut dipimpin
Wakil Ketua Siswo Cahyono, didampingi Ketua Komisi III Andi Faisal, dihadiri Kepala Biro Logistik (Karo Log) Polda Kaltim, Kombes Pol
Parlindungan Silitonga, perwakilan dari Brimob Polda Kaltim, dan perwakilan
dari Armed 18/Buritkang, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Kukar.
Dalam pertemuan itu juga dibahas rencana pembangunan markas Brimob dan Armed, yang lokasinya nantinya tak jauh dari pembangunan SPN Jonggon.
”Terkait
dengan kebutuhan institusi lain saya belum ada catatan pasti, seperti kebutuhan
lahan untuk markas Brimob, kita sempat diskusi dengan teman teman dari BPN
beberapa waktu lalu, tentang alih fungsi lahan MHU (perusahaa tambang batubara)
yang nantinya untuk pengembangan perkantoran, pengembangan wilayah dan
kebutuhan yang lain. Saya sangat mengapresiasi dan didikusikan secara teknis
dengan mempertimbangan lahan yang dibutuhkan nantinya,” ungkap
Sunggono.(awi/PoskotaKaltimnews.com)