Bupati Kukar Apresiasi Program Belanja Online, Dan Berharap Terus Dikembangkan
(Bupati Edi Damansyah)
TENGGARONG - Saat ini
kasus Positif Covid-19 di Kukar menunjukkan angka yang cukup besar, dari data
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kutai Kartanegara per 11
Agustus 2020 jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 295, terdiri dari 113
Orang sedang menjalani perawatan, 181 kasus dinyatakan telah sembuh dan 1
kasus meninggal dunia.
Dengan banyaknya
kasus Covid-19 di Kukar maka masyarakat pun dihimbau selalu memakai masker saat
keluar rumah, selalu mencuci tangan dengan sabun saat ditempat umum dan yang
pasti hindari kerumunan, salah satunya di lokasi pasar.
Salah satu OPD yang
telah melakukan inovasi di tengah pandemi untuk menghindari kerumunan di pasar
yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kukar telah memiliki program belanja
mudah dari rumah secara online khususnya di Pasar Gerbang Raja Mangkurawang.
Menurut Kasi
Pemberdayaan Pasar Dr, Hj Kasmaboti, Belanja Online ini pihaknya telah
bekerjasama dengan Ojek Online (Ojol) di Tenggarong, program ini juga mendukung
Program Pemerintah agar masyarakat dapat terlayani sehingga perekonomian tetap
berjalan lancar.
"Jadi di Pasar
Gerbang Raja Mangkurawang kini memiliki program layanan belanja mudah dari
rumah dengan moto kwalitas barang dan kejujuran timbangan menjadi prioritas
utama kami menjaga kepercayaan pelanggan, " ungkap Kasmaboti belum lama
ini.
Kasmaboti mengatakan,
program yang bekerjasama dengan ojol ini dimaksudkan mengurangi kerumunan di
pasar juga bertujuan memutus mata rantai penyebaran covid-19, sehingga
masyarakat cukup memesan dari rumah dengan nomor telpon yang sudah kami
sediakan, saya berharap dalam program ini pendapatan pedagang berjalan setiap
hari dan ojol juga mendapat penghasilan dari ongkos pengantaran ke pelanggan.
"Untuk pemesanan
online kami telah sediakan nomor telpon pedagang di masing-masing kategori
dagangan, masyarakat yang ingin belanja cukup menghubungi nomor telpon pedagang
dan waktu pemesanan untuk tahap awal yakni dari pukul 06.00 sampai 12.00 wita,
dan pembeli bisa telpon langsung pedagang lebih bagus lagi bisa video call
untuk melihat langsung barang dagangan yang akan dibeli meskipun pembeli dari
rumah dan nanti kita akan meminta ojol untuk pengantaran sesuai alamat, "
terangnya.
Rupanya informasi
program belanja online ini sampai juga kepada Bupati Kukar Edi Damansyah,
beberapa waktu lalu orang nomor satu di Kukar tersebut menginginkan program
belanja online tidak hanya di Pasar Mangkurawang saja tetapi juga bisa
dilakukan di pasar lainnya seperti Pasar Tangga Arung, Loa Kulu dan pasar
lainnya di Kukar.
"Saya dan banyak
pihak sangat mengapresiasi program belanja online ini, sehingga yang tadinya
pembeli harus datang ke pasar namun dengan program ini pembeli atau masyarakat
bisa membelinya dari rumah sesuai kebutuhan yang ingin dibeli sehari-hari, "
ujarnya.
Program ini lanjutnya, menjadi tuntutan kita bagaimana menyikapi perubahan di era teknologi di tengah masa pandemi menuju tatanan normal baru bertahap, sehingga mengurangi kerumunan warga untuk mencegah penyebaran covid-19 saat ini.
"Saya juga berharap
teman-teman yang membidangi terus membuat inovasi dan kedepan Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Kukar bisa memfasilitasi hal-hal yang menjadi
kebutuhan masyarakat di tengah pandemi, " harapnya.
Terpisah, Plt Kepala
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kukar Sukrawardi saat dikonfirmasi
memastikan, pihaknya akan terus melakukan inovasi-inovasi dan pengembangan
program belanja online, yang membantu masyarakat tetap memenuhi kebutuhan
sehari-hari meskipun belanja dari rumah.
"Kita terus
lakukan pengembangan program belanja online, dan saat ini kendala di lapangan
masih sedikit masyarakat yang menggunakan layanan ini, padahal layanan ini
selain membantu masyarakat tetap memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus ke
Pasar juga menghindari kerumunan, kedepan kami akan terus mensosialisasikan
kepada masyarakat terhadap manfaat program ini, " pungkasnya.
(adv/poskotakaltimnews.com)