Dukung Menjadi Informatif

img

(Wakil Gubernur Kaltim)


SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi sangat mendukung  Provinsi Kaltim yang mengikuti pemeringkatan keterbukaan informasi publik yang digelar Komisi Informasi pusat tahun 2020 bisa naik peringkat.

" Kita sangat mendukung dan Pemprov Kaltim  bisa naik peringkatnya, yang semula dalam katagori menuju  Informatif  tahun 2019, bisa meningkat  menjadi Informatif tahun 2020," kata Hadi Mulyadi usai pelaksanaan taping 

pemeringkatan keterbukaan informasi   tingkat nasional  tahun 2020, yang digelar diruang Kerja Wakil Gubernur Kaltim, Selasa (08/09/2020).

Hadi Mulyadi  menambahkan, semangat keterbukaan informasi publik yang dilaksanakan Pemprov Kaltim, harus terus digaungkan terus, dan tidak bosan terus mensosialisaikannya.

"Apalagi dalam kondisi pandemi Covid 19  saat ini, yang mana masyarakat Indonesia pada umumya memerlukan informasi yang sifatnya menyangkut hajat hidup orang banyak," tandasnya.

Segala upaya Pemprov Kaltim dalam mengembangkan pelayanan informasi yang tebaik untuk masyarakat Kaltim." Upaya dan ikhtiar tidak pernah mengkhianati hasil. Kami berharap tahun ini Pemprov  Kaltim  menjadi badan publik yang Informatif," harapnya.

Hadi Mulyadi menambahkan  berbagai upaya pengembangan Inovasi dibidang Keterbukaan Informasi tahun 2020  telah  dilakukan diantaranya sebanyak 35 dari 38 perangkat daera telah membentuk PPID dan 10 Kabupaten Kota di Kaltim  dan telah memiliki PPID Utama dengan pengukuhan SK Bupati dan Walikota.

" PPID Pembantu memiliki Daftar Informasi publik juga telah dilakasanakan,  yang mana 80 persen PPID Pembantu telah memiliki Daftar Informasi Publik yang terintegrasi juga di Aplikasi Sistem Integrasi Daftar Informasi (SIDIK)," kata Hadi Mulyadi.

Plt Kepala Diskominfo Kaltim HM Jauhar Effendi mengatakan kegiatan taping ini dalam rangka pemerinhkatan keterbukaan informasi publik, Pemprov Kaltim sudah melakukan langkah-langkah dalam upaya perbaikan peringkat.

" Karena masih dalam pandemi Covid-19, maka tahapan presentasi yang telah dibuat nanti dikrim secara online, sebagai dasar untuk tim informasi Komisi Informasi pusat untuk memberikan penilaian terhadap Provinsi Kaltim. Dan kita harapkan katagori Kaltim bisa meningkat menjadi keterbukaan informasi yang informatif," harap Jauhar Effendi.(mar/poskotakaltimnews.com)