Wagub Apresiasi Gelaran Pemilihan Duta Generasi Berencana

img

(Wagub saat membuka acara Pemilihan Duta Genereasi Berencana)


SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi secara resmi membuka sekaligus memberikan arahan pada Karantina peserta Apresiasi Duta Generasi Berencana (Genre) Provinsi Kalimantan Timur-Kalimantan Utara 2020, yang dipusatkan di Hotel Aston Samarinda, pada 24-27 September 2020. 

Wagub Hadi Mulyadi mengapresiasi pelaksanaan pemilihan Duta Generasi Berencana yang dilaksanakan oleh perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kaltim dan Kaltara. Terutama dalam karantina ini dapat mendidik dan mengajarkan kepada generasi muda penerus bangsa betapa pentingnya perencanaan dalam sebuah kehidupan. 

"Kegiatan ini sangat baik dalam menstimulasi dan merangsang anak-anak, khususnya generasi muda penerus bangsa untuk belajar dan menimba ilmu pengetahuan tentang perencanaan. Karena perencanaan itu sesuatu yang luar biasa dan mahal dalam hidup. Perencanaan terkait dengan apa yang kita miliki saat ini dan targetkan kedepannya," kata Hadi Mulyadi 

Dalam menjalani kehidupan, lanjut Hadi, harus memiliki visi hidup, yaitu rencana hidup, target kehidupan, road map kehidupan dan rencana kehidupan. Kemudian teruslah belajar tanpa henti yang dapat meningkatkan kompetensi diri, skill dan life skill. Belajar manajemen dan organisasi, bagaimana merencanakan, bermusyawarah, mengorganisir, mengeksekusi dan mengevaluasi. Supaya rencana hidup berjalan dengan baik juga harus didukung kemampuan komunikasi yang baik, baik komunikasi lisan, tertulis, personal dan komunal. 

"Ditengah kondisi tidak nyaman saat ini, yang jelas jangan pernah hilang kreativitas. Teruslah belajar dan menimba ilmu pengetahuan, untuk bekal di masa depan," pesan Hadi Mulyadi. 

Kepala Perwakilan BKKB Provinsi Kaltim Muhammad Edy Muin menjelaskan Apresiasi Duta Genre Kaltim-Kaltara 2020 ini menjadi ajang prestasi sekaligus prestise. Merupakan pengembangan dari lomba pusat informasi dan konseling (PIK), tujuannya untuk mengambil perwakilan menyampaikan program dari keluarga berencana, agen perubahan sekaligus perpanjangan tangan dari BKKBN dalam menyosialisasikan pentingnya berencana sejak muda. 

"Sedianya kegiatan ini diikuti 30 peserta dari kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara terdiri dari masing-masing duta laki-laki dan duta perempuan, namun karena ditengah pandemi Covid-19 akhirnya ada beberapa daerah yang mengundurkan diri, dan dari hasil seleksi akhirnya 14 peserta yang masuk karantina, terdiri dari 10 peserta dari Kaltim (Samarinda, Bontang, Kutai Barat, Kutai Kartanegara dan Berau), serta 4 peserta dari Kaltara (Nunukan dan Malinau)," jelas Muhammad Edy Muin.(mar/poskotakaltimnews.com)