Mentan Optimis Ketersediaan Beras Cukup Hingga Akhir 2020
(Mentan Syahrul Yasin Limpo)
JAKARTA--Menteri
Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut ketersediaan beras diprediksi cukup
hingga akhir tahun ini dalam rapat koordinasi pimpinan Komite Penanganan
Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Kementerian Lembaga 2020.
Memasuki Musim Tanam
II, SYL mengatakan pihaknya mengejar produksi pada lahan eksisting seluas 7,5
hektare. Saat ini 87 persen lahan sudah ditanami, dengan perkiraan menghasilkan
kurang lebih 15 juta ton.
"Dengan stok
yang ada, maka sampai akhir tahun kita memiliki stok beras yang cukup,"
kata SYL.
Menurut SYL, proses
produksi yang sedang berjalan ini membutuhkan penyerapan produksi beras secara
masif. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan harga panen.
"Musim panen
biasanya harga menurun, dan kita harus intervensi. Kita harus mempersiapkan
daya serap kita, tidak cukup hanya dengan Bulog, tapi dengan sinergi
kementerian lain, dan seperti BUMN, ada Berdikari, Pertani dan yang lain,"
ujarnya.
Sementara untuk
perkembangan komoditas pertanian lainnya seperti jagung, hortikultura, daging
ayam, dan telur, SYL menyatakan program berjalan sesuai target perencanaan.
Lebih lanjut, selain
dana APBN, pertanian juga disebut menerima dukungan KUR pendampingan sebanyak
Rp34,2 triliun. YSL pun mengungkap harap agar Menko Bidang Kemaritiman dan
Menko Bidang Perekonomian ikut turun tangan.
"Saya harap Pak
Menko, disiapkan KUR dengan insentif khusus untuk membeli alsintan, yakni
dengan satu propinsi satu trilyun. Traktor besar, penggilingan, RMU,
penggilingan beras. Kami punya 186 penggilingan, 80 persennya sudah ketinggalan
zaman. Kalau ini berikan dengan skala kredit dan ini berputar, ini dalam paling
lambat dalam setahun akan menghasilkan" papar SYL.
SYL optimis, dengan
intensif yang diberikan pada input produksi menggunakan KUR, mekanisasi yang
diterapkan akan dapat mengurangi angka losses pada produksi yang biasanya
berada di angka9 sampai 13 persen menjadi 3 sampai 4 persen.
Sebelumnya, pada
Musim Tanam I dari Januari ke Juni 2020, tercatat 23 juta ton beras carry over,
dengan tingkat konsumsi masyarakat sebesar 15 juta ton lebih. Mentan menyebut
stok Juli-Agustus adalah sebesar 7,83 juta ton beras.(*)
Berita ini telah tayang di CNNIndonesia.com dengan
judul: Mentan Optimis Stok Beras Nasional Cukup Hingga
Akhir 2020