Kukar Fokus Majukan Pariwisata dan Pertanian

img

TENGGARONG, Pemerintah Kutai Kartanegara, Senin (20/3/2017) pagi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2018 di aula Bappeda Kutai Kartanegara.

Dalam Musrenbang tersebut dibuka Bupati Hj Rita Widyasari, dihadiri Sekretaris Daerah H Marli, seluruh kepala OPD Kukar, para Camat dan Lurah se Kukar dan undangan lainnya.

Kegiatan Musrenbang kabupaten merupakan tindaklanjut musrenbang kecamatan yang beberapa waktu lalu telah dilakukan secara marathon.

Kepala Bappeda Kukar Wiyono mengungkapkan, Musrenbang merupakan momen strategis dalam menyusun perencanaan pembangunan, skala prioritas.

“Sebagaimana arahan Ibu Bupati, bahwa penyusunan perencanaan pembangunan, lebih menitikberatkan pada pembangunan sector sumber daya alam yang dapat diperbarui,” kata Wiyono.

Wiyono, sector SDA yang dapat diperbarui itu adalah peningkatan pembangunan pertanian dalam arti luas dan sector pariwisata. Namun demikian, tidak serta merta akan bisa terwujud dalam waktu singkat, karena dengan kondisi keuangan seperti ini paling tidak pemerintah sudah mengarah untuk memajukan sector tersebut.

“Selama ini kan kita mengandalkan SDA yang tak dapat diperbarui, oleh sebab itu kedepannya perlu dilakukan perubahan dengan menggenjot SDA yang dapat diperbarui, seperti misalnya Pariwisata, contoh Pulau Kumala kedepannya kita harapkan akan dikelola pihak ketiga, sehingga PAD kita nantinya bisa bertambah besar,” papar nya.

Wiyono juga menyinggung rencana anggaran pembangunan tingkat kecamatan pada 2018 mendatang, dimana secara global teralokasikan sekitar Rp50 miliar untuk 18 kecamatan, itu berarti anggaran per kecamatan kisaran Rp2 sampai Rp3 miliar.(awi-poskotakaltimnews.com)