Program Perumahan untuk Masyarakat Terus Dievaluasi
(Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid )
PEMERINTAH melalui
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan evaluasi
kegiatan pembangunan perumahan untuk masyarakat yang telah dilaksanakan di
seluruh wilayah Indonesia. Untuk itu, Kementerian PUPR akan mendorong Balai
Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Direktorat Jenderal Perumahan untuk
melaksanakan koordinasi, membangun perumahan, serta mengawasi progres dan pasca
pembangunan sehingga hunian yang terbangun dapat segera dihuni oleh
masyarakat.
Demikian benang merah
kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Kegiatan 2020 dan Penyiapan Kegiatan 2021
Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR yang dilaksanakan di Semarang,
Jawa Tengah, Senin (7/12/2020).
Direktur Jenderal
Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menerangkan, pihaknya terus
berupaya meningkatkan capaian pembangunan perumahan yang termasuk dalam Program
Satu Juta Rumah. Hal itu dikarenakan perumahan khususnya rumah yang layak huni
menjadi salah satu kebutuhan dasar sekaligus menjadi tolok ukur kesejahteraan
masyarakat.
"Kami akan terus
mendorong pembangunan perumahan hingga akhir tahun ini. Selain itu kami juga
tengah melakukan koordinasi untuk persiapan pelaksanaan kinerja tahun 2021
mendatang," katanya.
Lebih lanjut, Khalawi
menambahkan, Kementerian PUPR juga telah membantuk Balai Pelaksana Penyediaan
Perumahan (BP2P) di 19 Provinsi di Indonesia. Balai perumahan tersebut akan
membawahi Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan yang
tersebar di setiap provinsi.
"Pemerintah
daerah juga bisa berkoordinasi dengan Balai P2P sebagai perwakilan Direktorat
Jenderal Perumahan Kementerian PUPR. Silakan cari informasi mengenai program
dan kebijakan perumahan di daerah melalui Balai P2P tersebut," terangnya.
Balai P2P, imbuhnya, juga menjadi ujung tombak Direktorat Jenderal Perumahan
Kementerian PUPR di daerah.
Keberadaan Balai P2P
dinilai akan mampu meningkatkan program perumahan sekaligus melaksanakan
pembangunan dan pengawasan terhadap pelaksanaan di lapangan.
Sementara itu, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan (SSPP) Direktorat
Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Dwityo Akoro Soeranto mengatakan, kegiatan
tersebut diiikuti oleh seluruh Kepala Balai P2P dan Kepala SNVT Penyediaan
Perumahan serta Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Jenderal Perumahan baik
melalui kegiatan tatap muka maupun secara online lewat aplikasi zoom meeting.
Selain itu, dalam
pelaksanaannya panitia juga mengikuti protokol kesehatan guna mengantisipasi
penyebaran Covid-19. "Output kegiatan ini adalah untuk mengetahui kendala
dan hambatan pembangunan perumahan 2020 dan cari solusi bersama. Selain itu
kami juga ingin mendapatkan informasi akurat terkait lelang dini 2021 dan
langkah upaya percepatan sehingga percepatan pekerjaan bisa segera di
kontrak," harapnya.(sumber:MediaIndonesia.com)