Tahun 2021, Kementerian ATR Targetkan 8,3 Juta Sertifikasi Tanah
(Sertifikasi tanah, foto: ist)
KEMENTERIAN Agraria dan Tata Ruang/Badan
Pertanahan Nasional (ATR/BPN) targetkan 8.353.000 sertifikasi hak atas tanah
(SHAT) dan 7.093.000 peta bidang tanah (PBT) di 2021.
Direktur
Jenderal (Dirjen) Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT) Suyus Windayana
menuturkan, angka tersebut dibutuhkan strategi pelaksanaan program Pendaftaran
Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) melalui 3S.
Pertama ialah,
strategi perencanaan dengan menyusun roadmap rencana kerja penyelesaian desa
lengkap dengan strategi mendekat, dan menyeluruh sampai dengan tahun 2024.
Strategi kedua kata Suyus ialah, penetapan
lokasi dengan mewajibkan pencapaian desa lengkap, dan ketiga adalah strategi percepatan
puldadis dengan menggunakan aplikasi Survey Tanahku.
"Pak
Menteri (Sofyan Djalil) meminta Kementerian ATR harus berjalan dengan cepat dan
sampai akhirnya tahun 2025 menjadi institusi pengelola pertanahan dan tata
ruang yang berstandar dunia serta seluruh bidang tanah di Indonesia
terdaftarkan," jelas Suyus dalam keterangannya, Kamis (10/12).
Suyus
menjelaskan, dari total 126 juta bidang tanah yang ada di Indonesia, kurang
lebih 82 juta bidang telah didaftarkan hingga tahun 2020 dan tanah yang belum
didaftar 35%.
"Yang menjadi evaluasi yaitu pelaksanaan
PTSL 2017, 2018, 2019, dan 2020 belum mencapai jumlah Desa Lengkap yang
memenuhi untuk mendukung transformasi digital Kementerian ATR/BPN,"
ujarnya.(sumber:MediaIndonesia.com)