Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pembatasan Kegiatan Masyarakat Masih Diberlakukan di Kukar
Oleh Admin2 menit baca4.732 dibaca

(Bupati Edi Damansyah)
TENGGARONG, Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kutai Kartanegara masih sangat tinggi. Pemkab Kukar masih memutuskan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Kita telah melakukan evaluasi terkait penanganan Covid-19 di Kukar, dan saya selaku Ketua Satgas Kukar menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kukar yang sudah berpartisipasi, bersinergi secara langsung dengan gugus tugas Covid-19 Kukar, dari evaluasi tersebut ada beberapa catatan yang menjadi perhatian yaitu, sampai hari ini data terkonfirmasi Covid-19 frame-nya masih meningkat secara pertuatif hingga saat ini yang terkonfirmasi mencapai 5.814 orang" ungkap Edi Damansyah kepada media, di halaman Kantor Bupati, Senin (18/1/2021).
Dari 5.814 orang terkonfirmasi, lanjut dia, dengan rincian sembuh sebanyak 4.843 orang, di rawat 859 orang, dan meninggal dunia 112 orang, namun untuk yang meninggal dunia tersebut tidak hanya yang berdomisili di Kukar, tetapi ada warga Kukar yang berdomisili di Luar wilayah Kukar.
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sejauh ini sudah berjalan dengan baik, namun masih ada hal hal yang perlu di tingkatkan lagi, yang harus di rumuskan secara bersama sama seperti, kegiatan keagamaan, peribadatan di rumah ibadah, dimana kegiatan tersebut masih tertata dengan baik, dan yang perlu di ingatkan yaitu, bahwa prokes harus tetap diterapkan di setiap tempat tempat ibadah.
"Maka dari itu dalam waktu dekat, kami akan merumuskan kembali akan bersilaturahmi dengan pemangku kepentingan seperti, para tokoh agama, dewan masjid, dewan gereja dan rumah ibadah lainnya, kami sangat berharap keterlibatan para tokoh agama, tokoh masyarakat untuk bersama sama mengingatkan warga kita dalam mengatasi Covid-19" Ucapnya
Tambah dia, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk tetap mematuhi himbauan pemerintah yang berkaitan dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19.
"Memasuki pada 2021 kita akan terus melakukan koordinasi kembali ke beberapa pemangku kepentingan terutama pelaku dunia usaha, para perusahaan yang ada di Kukar, kita ingin bagaimana mengoptimalkan kondisi kondisi tertentu di area masing masing" katanya.
Ia menyampaikan, dimana kontribusi klusternya berasal pada area kerja perkantoran, rumah tangga, hal tersebut menjadi fokus perhatian semua pihak dalam menangani Covid-19 khususnya dengan kesadaran diri sendiri.(*riz/poskotakaltimnews.com)



