Gubernur Buka Virtual Banking dan Qris Expo 2021

img

Gubernur Kaltim H Isran Noor   resmi  membuka program  Bank Indonesia  yaitu Virtual Banking dan Qris  Expo 2021.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA- Gubernur Kaltim H Isran Noor  didampingi   Kepala  Perwakilan Bank Indonesia  Provinsi Kaltim Tutuk S.H Cahyono dan Kepala  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kaltim Made Yoga  Sudharma,   resmi  membuka program  Bank Indonesia  yaitu Virtual Banking dan Qris  Expo 2021,  yang dirangkai dengan program  BI lainnya yaitu  Fitrah  ( Bulan  inspirasi festival Qris dan Cinta Rupiah)  serta Ramadan Berbagi dan Menginspirasi di Masa Pandemi. 

Isran Noor memberikan apresiasi  kepada Bank Indonesia Provinsi Kaltim yang telah meluncurkan program  Virtual Banking dan Qris  Expo 2021 maupun program   BI lainnya yaitu  Fitrah  ( Bulan  inspirasi festival Qris dan Cinta Rupiah)  serta Ramadan Berbagi dan Menginspirasi di Masa Pandemi, dengan harapan  dapat terus mendorong  penggunaan  instrument pembayaran non tunai  menuju less cash society.

Isran  Noor menyambut baik program ini, dengan harapan   mendorong  elektronifikasi  transaksi  keuangan terus maju dan berkembang  untuk  mengubah transaksi  pengeluaran dan penerimaan  pemerintah dari tunai menajdi non tunai  melalui berbagai  kanal pembayaran, serta  dapat  mewujudkan efisiensi, efektifitas   dan transparansi  tata kelola keuangan   pemerintah  melalui  infrastruktur  yang aman dan memadai.

“Oleh karena itu, kegiatan Virtual Banking dan Qris  Expo 2021 ini, diharpakan menjadi media publikasi Perbankan di Kaltim, guna mengedukasi  masyarakat khususnya  terkait program pembayaran  digital, termasuk mendukung mitigasi penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kaltim,” tandas Isran Noor , Rabu (14/4/2021).    

Isran Noor juga berharap   kepada  seluruh  pelaku perbankan  di Kaltim  untuk terus mempersiapkan diri  untuk  menghadapi  era  digitalisasi  ini, penguatan payment system, digital system harus dibangun dengan baik.

“Saya juga mengajak  pimpinan perbankan   baik BUMN maupun swasta  untuk turut  berkontribusi  bagi  peningkatan perekonomian bagi para pelaku UMKM.  Karena UMKM menjadi ujung tombak dalam mendorong perekonomian  didaerah,” pesan Isran Noor.

Kepala  Perwakilan Bank Indoensia  Provinsi Kaltim Tutuk S.H Cahyono melaporkan Quick Response Indonesia Standard (Qris) kaltim paling cepat perkembangannya di Kalimantan,  dan melihat pertumbuhannya rata-rata itu diatas nasional maupun diatas Kalimantan  secara umum.

“Provinsi Kaltim adalah satu dari empat provinsi di Indonesia yang katagorinya sangat baik (hijau), yang lainnya kurang dan tidak baik, artinya masyarakat Kaltim sudah sangat siap untuk menerima perkembangan digitalisasi, oleh karena itu tidak ada alasan bagi kita diera digital dan pandemi ini, kita terus  menggalakkan aktivitas-aktivuas berbasis digital,”  kata Tutuk S.H Cahyono.

Pembukaan  Virtual Banking dan Qris  Expo 2021, yang dilaksanakan  di Aula  Maratua lantai IV Kantor BI Kaltim, selain lansung (luring) juga dihadiri  pedagangan pasar dimasing-masing daerah di kaltim secara virtual, bahkan Gubernur Kaltim sempat teleconference dengan pedagang pasar  di Sangatta. (mar)