IKN Picu Pertumbuhan Ekonomi

img

(Gubernur Isran Noor)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Gubernur Kaltim H Isran Noor  menegaskan  pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru,  di wilayah Kecamatan Panajam Paser Utara Provinsi Kaltim, akan memacu peningkatan pertumbuhan perekonomian,

Dikatakan, pertumbuhan perekononomian Kaltim  relatif dan memiliki dominan/mendominasi  di Kalimantan, dimana Produk Domestik Regional  Bruto (PDRB) Kaltim tahun 2020  Rp 600 triliun lebih, dan di Kalimantan sendiri kontribusi  PDBR Nasional itu masih kurang  dari 10 persen  sekitar 8 atau 9 persen saja.

“Tetapi  kedepannya akan  ini akan membuat sebuah perspektif yang bagus dan pemerintah pusat sudah memiliki komitmen salah satu yang bisa memacu pertumbuhan ekonomi Kaltim itu adalah melanjutkan pembangunan IKN yang baru,” kata Isran Noor saat membuka  membuk Virtual Banking dan Qris  Expo 2021,  yang dilaksanakan  di Aula  Maratua lantai IV Kantor BI Kaltim, Rabu (14/04/2021).

Itu secara Kaltim regional, lanjut Isran bisa bisa meningkatkan pertumbuhan hampir 50 persen atau sekitar 47 persen. Secara Kalimantan itu mencapai lebih kurang pertumbuhannya 24 persen, dan secara nasional bisa mencapai 9 sampai 11 persen.

“Dan itu besar sekali, karena  memang tidak sedikit investasi  atau terjadi transaksi di wilayah IKN tersebut,  dan ini juga menjadi momen-momen yang bisa kita kembangkan dan kaitkan dengan rencana-rencana strategis masing-masing,” tandasnya.

Isran menambahkan, informasi yang didapat dari  Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ( Menteri PPN/ Bappenas) Suharso Monoarfa, yang  bekerja nanti  di IKN  kurang lebih 150 ribu orang,  dan jumlah tersebut  untuk cateringnya,  satu hari Rp50 ribu, makan pagi, siang dan malam anggaplah seperti itu, sehari terjadi transaksi lebih kurang Rp 7,5 miliar.

“ Tidak sedikit  uang Rp 7,5 miliar itu, dan  Itu baru makanannya, belum lagi jasa-jasa dan barang lainnya, jadi memang wajar keberadaan  IKN akan  sangat   berpengaruh dan dapat  meningkatkan   pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Isran Noor. (mar)