Kunjungan Deputi Memotivasi PKK Kaltim
Norbaiti Isran Noor
usai mendampingi Deputi Bidang Pengendalian
Penduduk BKKBN Republik Indonesia Dwi Listyawardalian di Kampung Semasa
Kelurahan Bukuan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Ketua Tim Penggerak
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kaltim Hj
Norbaiti Isran Noor mengakui kedatangan
Deputi Bidang Pengendalian
Penduduk BKKBN Republik Indonesia Dwi Listyawardani bersama tim Penilai BKKBN ke Kampung KB
Semasa (Sehat, mandiri dan Sejahtera) di Kelurahan Bukuan Kecamatan
Palaran,memotivasi semua pihak terutrama Tim PKK Kaltim dan Samarinda, bekerja
lebih maksimal.
“Peninjauan
Deputi di Kampung KB Semasa ini, menjadi motivasi bagi kita untuk bisa bekerja
lebih maksimal, membuat sesuatu kebijakan, dan ide dan kreasi dan inovasi yang
hasilnya untuk masyarakat Samarinda, umumnya dan masyarakat Pelaran khususnya,”
kata Norbaiti Isran Noor usai mendampingi Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Republik Indonesia Dwi
Listyawardalian di Kampung Semasa Kelurahan Bukuan, Senin (14/6/2021).
Selain
memberikan motivasi, lanjut mantan Lagislator Senayan, tentu ide-ide yang sudah
dicanangkan oleh Kecamatan Palaran ini,
bisa ditularkan kembali ke Kecamatan-kecataman lainnya di Kaltim pada umumnya
dan di Samarinda khususnya, sehehinga mereka mempunyai satu semangat untuk
membuat perubahan di daerahnya masing-masing.
“Kemudian
adanya partisipasi masyarakat, karena apabila itu sudah dilakukan dan terlibat
aktif didalam kegiatan yang sudah
direncanakan, baik itu untuk kesehatan ibu dan anak, baik itu dalam
penanggulangan Covid-19, kegiatan pendataan keluarga serta kegiatan lainnya
maka semuanya cepat tercapai,”tandas Norbaiti.
Dwi
Listyawardani menjelaskan hasil peninjauan
ke kampung KB Semasa Kelurahan
Bukuan Kecamatan Palaran, sangat luar biasa, semunya sudah berjalan sesuai apa
yang diharapkan, karena disini berdekatan dengan Puskesmas, termasuk rumah
datanya juga sangat bagus dan luas.
“Kita ada saran agar bisa dilakukan dalam sistem
satu data Indonesia, karena kita harus mendukungnya, karena itu merupakan
amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dan sudah ada UU sistem satu
data. Dan mengharpakan agar mulai dari tingkat
desa, harus satu data, nanti dibawah komando
pak lurah masing masing,” tandas Dwi Listyawardani.(mar)