Mendikbud: Kita Masih Kurang 900 Ribu Guru ASN
Nadiem Makarim
JAKARTA- Menteri Pendidikan,
Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan kebutuhan guru secara
nasional saat ini masih cukup besar. Dia mengungkap, dari 300 ribu satuan
pendidikan formal dengan standar kurikulum yang berlaku saat ini, setidaknya
membutuhkan sekitar 2,2 juga guru.
Sementara,
jumlah guru ASN yang tersedia hanya 1,3 juta orang. "Namun di lapangan
hanya tersedia 1,3 juta guru ASN yang terdiri PNS dan PPPK. Sehingga kita masih
kekurangan sekitar 900 ribu guru ASN di sekolah negeri," ujar Nadiem di
acara Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian Tahun 2021, Kamis (1/7).
Nadiem
mengatakan, bahkan perbandingan kebutuhan guru dan ketersedian guru saat ini
semakin jauh jika guru ASN pensiun pada tahun ini. "Bahkan jika
memperhitungkan guru ASN yang pensiun tahun ini kita membutuhkan lebih dari 1
juta guru," katanya.
Nadiem
menambahkan, kehadiran guru honorer untuk mengisi kekurangan guru ASN belum
cukup memenuhi kebutuhan pendidik. Menurut data Dapodik 2020 jumlah guru
honorer hanya tersedia 700 ribu dari kebutuhan 1 juta orang.
Sebagai
akibatnya, lebih dari 150 ribu guru memiliki beban mengajar lebih dari
semestinya. "Kami bahkan sempat menemukan kasus ekstrim di Jawa Barat dan
Sulsel dimana terdapat SD Negeri yang memiliki 1 guru ASN. Guru tersebut
terpaksa mengajar di 6 kelas berbeda secara bersamaan," ujar Nadiem.
Karenanya, Pemerintah tahun ini membuka rekrutmen PPPK guru untuk membantu mencukupi kebutuhan guru sekaligus merekrut guru-guru honorer.
“Besar harapan kami
program ini dapat mengatasi tantangan kurangnya ketersediaan guru profesional.
Selain itu sejalan dengan semangat merdeka belajar kami berharap program ini
meningkatkan kesejahteraan ibu dan bapak guru garda depan pendidikan dan masa
depan Indonesia,” katanya.(sumber:republika.co.id)