Kukar Buka Seleksi 938 Guru PPPK Tahun 2021

img

Slamet Hadiraharjo Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TENGGARONG- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2021 ini membuka seleksi penerimaan CPNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Berdasarekan surat pengumuman Pemkab Kukar Nomor B-04/BKPSDM/PPL.1/810/06/2021 yang ditandatangani Sekretaris Daerah H Sunggono pada 30 Juni 2021 lalu, kuota penerimaan ASN/PPPK Kukar mencapai 1.204, terdiri dari ASN kesehatan mencapai 96 orang, PPPK sebanyak 170 orang, sedangkan PPPK guru mencapai 938 orang.

Pendaftaran dibuka sejak 30 Juni hingga 21 Juli 2021, dengan persyaratan yang telah ditentukan.

Untuk seleksi guru PPPK Kutai Kartanegara pada tingkat SD dan SMP tahun ini mencapai 938 orang. Sebelumnya Dinas Pendidikan Kukar telah mengusulkan sebanyak 1.260 guru PPPK.

“Namun yang disetujui Kemendikbud sebanyak 938 orang,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Slamet Hadiraharjo saat dihubungi Poskotakaltimnews, Senin (5/7/2021) siang.

Menurut penjelasan Slamet, seleksi PPPK diambil dari Dapodik, jadi dari Kementerian yang menseleksi sendiri, jadi data itu sesuai dengan keperluan masing masing sekolah.

Slamet mengakui belum semua sekolah terpenuhi, itu artinya belum memenuhi kebutuhan guru di Kukar, di Kukar memerlukan tambahan guru sekitar 1260 orang, dan sisanya akan diusulkan di tahun berikutnya.

"Tahun depan Insya Allah diajukan kembali, sampai kebutuhan guru di Kukar tercukupi, jadi bisa terakomodir semuanya" jelasnya.

Sementara jumlah guru honorer saat ini sekitar 10 ribu yang terdiri dari guru Paud, SD dan SMP, sedangkan guru PNS sekitar 5.000 orang.

"Kami berharap dengan adanya seleksi CASN dan PPPK tahun ini, bisa meningkatkan pelayanan mutu belajar di sekolah" ucapmya.

Sementara itu Kepala SMP N 1 Tenggarong Mustangirun mengatakan, dengan adanya seleksi CASN dan guru PPPK ini sangat membantu dalam meningkatkan proses belajar mengajar.

"Di SMPN 1 Tenggarong memerlukan guru TIK dan Penjas, maka dari itu mengisi Dapodik yang terdiri dari 1 guru TIK dan 1 guru Penjas" ujar Mustangirun

Sementara secara terpisah, Kepala SMP N 3 Tenggarong Sariyani menyampaikan rasa, terima kasih dengan adanya seleksi CASN dan PPPK untuk guru. "Di SMPN 3 saat ini memerlukan guru mapel Matematika, namun belum tahu guru mapel apa yang mengisi di sini nantinya, jika bukan matematika, maka tahun selanjutnya akan mengajukan guru matematika" tutur Sariyani.

Jumlah guru honorer di SMPN 3 Tenggarong ada 8 yang terdiri dari 3 guru yang dibiayai pemerintah daerah dan 5 guru Tenaga Harian Sekolah (THS), sedangkan yang PNS ada 56 guru.(*riz/adv)