Penyertaan Modal Rp15 Miliar Perumda Tirta Mahakam untuk Pengembangan di Dua Kecamatan
(Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TENGGARONG- Di tahun 2020 lalu
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengucurkan dana penyertaan modal ke
Perumda Tirta Mahakam yang nilainya fantastis, yakni Rp20 miliar.
Anggaran penyertaan modal digelontorkan untuk
memajukan perusahaan plat merah agar layanan air bersih ke masyarakat bisa
maksimal.
Direktur Utama PDAM Kukar Suparno menyebut,
dana penyertaan modal Rp20 miliar itu meliputi Rp5 miliar adalah dana
Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang masuknya dari Pemerintah Pusat
kemudian kembali ke kas daerah.
“Jadi hakikinya itu nilainya adalah Rp15
miliar, yang dipergunakan untuk pendampingan dana Bankeu, untuk pengembangan
instalasi pengelololaan yang belum selesai 2019, yakni di Desa Bukti Pariaman
Tenggarong Seberang dan Kecamatan Marangkayu,” kata Suparno kepada
Poskotakaltimnews diruang kerjanya, Kamis (22/7/2021).
Dengan adanya kucuran dana penyertaan modal
itu, menurut Suparno proyek pengembangan instalasi didua kecamatan sudah
rampung 100 persen.
Meski WTP di kecamatan tersebut sudah rampung
namun belum kunjung difungsikan karena masih ada beberapa infrastruktur lainnya
yang belum selesai.
"Infrastruktur yang belum selesai
seperti jaringan pipa transmisi, pompa air belum ada, sehingga penambahan
penyertaan modal dipergunaan untuk mendampingi itu" jelasnya.
Ia menyebutkan, di Kecamatan Tenggarong Seberang yakni di Desa Bukit Pariaman dan Kecamatan Marang kayu, WTP tersebut bisa
mendistribusikan dengan kapasitas 50 liter per detik, dan diharapkan tahun ini
bisa selesai 100 persen, Sehingga masyarakat yang
berada di Kecamatan tersebut bisa menikmati air bersih.
“Saya berkomitmen untuk menyelesaikan apa
yang menjadi keluhan masyarakat terkait kebutuhan air bersih, seperti di Marang
Kayu, Bukit Mariaman” sebutnya.
Sementara dana Rp. 5 milliar tersebut
dipergunakan untuk penguatan jaringan IPA yang ada di Kukar, yang tujuannya
agar pendistribusian air bersih di Kukar bisa berjalan lancar tanpa ada
hambatan.(*riz/adv)