Robyan : UMKM Penyangga Perekonomian Daerah
Oleh Admin2 menit baca4.006 dibaca

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UMKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor.foto:ist
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA-
Kepala
Dinas Perindustrian, Perdagangan,
Koperasi (Perindagkop) dan UMKM
Kaltim HM Yadi Robyan Noor
menjelaskan, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi, dan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan
daerah, khususnya untuk membuka kesempatan berusaha dan bekerja hingga mampu
meningkatkan kesejahtreraan masyarakat.
“Keberadaan UMKM dan koprasi selama ini, sudah teruji dan bisa bertahan dalam melawan arus ekonomi global yang terus berkembang. Oleh karena itu UMKM harus mendapat dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat maupun kontribusi pihak terkait lainnya,”kata Robi panggilan akrab HM Yadi Robyan Noor, usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2021 secara virtual di Ruang Heart of Borneo lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (25/8/2021).
Robi mengatakan, Disperindagkop bertanggungjawab untuk membantu UMKM dan Koperasi di Kaltim untuk terus bertahan dan eksis di tengah pandemi Covid-19, Dengan begitu, roda perekonomian Kaltim terus berputar dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat.
“Alhamdulillah, para pelaku UMKM dan koperasi kita mendapat bantuan dana dari pemerintah pusat melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), bantuan pusat tersebut sampai hari ini senilai Rp 450 miliar, sehingga bisa mereka bisa bertahan dan bangkit lagi serta eksis kembali dalam melakukan usahanya dan perekonomian bisa bergulir kembali,”tandasnya.
Robi menambahkan, jumlah UMKM di Kaltim 307 ribu lebih, dari jumlah tersebut sebanyak 1,5 juta orang libih menggantukan hidupnya disana, untuk itu perhatian presiden RI Joko Widodo maupun Gubernur Kaltim memberikan perhatian kepada para pelaku UMKM yang terdiri jasa, dagang, kuliner, kerajinan, pengelohan dan sebagainya untuk bisa eksis dalam upaya pemulihan ekonomi maupun untuk kesejahteraan rakyat.
“Untuk pengembangan UMKM dan Koperasi, tentu kami tidak bisa bekerja sendiri, tentu perlu kerjasama pemerintah pusat, dan kabupaten kota dalam pelaksanaan program, sehingga UMKM di Kaltim bisa naik kelas, dan kita terus mendampinginya baik dari sisi produksinya, permodalan maupun pemasaran hasil prtoduk yang dihasilkan para pelaku UMKM maupun koperasi,”tandasnya.
Untuk pemasaran, lanjut Robi Disperindagkop sudah mengawalnya tidak saja di pasar lokal, tetapi juga pasar regional bahkan global, dan target kita 100 UMKM untuk pasar global bisa tercapai. termasuk menggunakan transformasi digital, serta bekerjasama dengan tokopedia, gojek dan lainnya. dengan harapan ekonomi Kaltim tetap maju.
“Kami mengharapkan kepada para pelaku UMKM maupun koprasi untuk tetap punya sepirit yang kuat, dan kami akan terus memotivasi dan mendampingi agar ditengah pandemi Covid-19 yang melanda, para pelaku UMKM dapat terus bertahan dan eksis, sehingga berdampak pada gairah perekonomian Kaltim kedepan lebih baik lagi,” pesan Robi.(mar)



