Bupati Edi Minta Seluruh OPD Percepat Realisasi Program
Acara ngapeh hambat yang dihadiri orang nomor satu di Kukar.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Bupati Kukar Edi Damansyah menghadiri acara Ngapeh Hambat bersama Kepala Organisasi
Pemerintah Daerah (OPD) Kukar, di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar, Senin
(6/12/2021).
Tujuan dari Ngapeh Hambat ialah ingin
mengetahui laporan progres kegiatan 2021 dan persiapan kegiatan 2022, kemudian
pelaksanaan BLUD, dan Potensi PAD pada perangkat daerah.
Edi Damansyah mengatakan, berkaitan dengan
informasi progres kegiatan 2021 dan persiapan kegiatan 2022, dan mendiskusikan
pembentukan badan usaha layanan daerah, ada beberapa OPD yang disorot untuk
cepat menyelesaikan pekerjaannya, seperti di Dinas Pekerjaan Umum (PU),
Disdikbud, Perkim, dan lainnya.
"Khususnya Dinas Dinas yang menangani
belanja barang jasa fisik, saya minta Kepala OPD yang menangani pekerjaan fisik
dapat lakukan identifikasi, yang mana sudah selesai dan yang belum
selesai" kata Edi Damansyah saat sambutan.
Pekerjaan yang belum selesai, sambung dia,
untuk memastikan proses administrasinya, jadi harus tau dimana yang menjadi
kendala pekerjaan tersebut lambat, sehingga memerlukan waktu tambahan 50 hari.
"Namun waktu tambahan tersebut jangan
dijadikan modus juga, waktu tambahan itu untuk mencari solusi bagaimana
pekerjaan tersebut bisa selesai dengan cepat" sebutnya.
Lanjut dia, Kepala OPD harus mengiventarisir
sejak awal, sehingga setiap pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dinilai oleh Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK), bahwa di Kukar yang menjadi terhambatnya suatu pekerjaan ialah proses
administrasi.
"Setiap audit BPK yang menjadi persoalan
administrasi, supan (malu) kalau kita seperti itu terus, sebenarnya penyebab
terhambatnya tergantung dari pola pikir dan sistem kerja, maka dari itu kami
minta pola pikir pimpinan pejabat tinggi pratama maupun administrator harus
berubah, bekerja sesuai data dan fakta" tutupnya.(*riz)