Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com

Jangan Hanya Menangkap, Masyarakat Nelayan Harus Mengkonsumsi Ikan

Oleh Admin1 menit baca3.383 dibaca

Jangan Hanya Menangkap, Masyarakat Nelayan Harus Mengkonsumsi Ikan
BagikanWhatsAppFacebookX

Isran Noor

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR-Dalam kunjungan kerja ke tiga desa di Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu Desa Melintang, Mauara Enggelam dan Desa Pela, Gubernur Kaltim H Isran Noor,  mensosialisasikan  Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan, kepada  seluruh masyarakat  nelayan setempat.

Masyarakat nelayan  yang ada di sekitar danau maupun sungai,  jangan hanya menangkap ikan, tetapi juga harus mengkonsumsi ikan setiap hari. Karena   Ikan merupakan bahan makanan yang memiliki kualitas protein hewani yang tinggi, sehat, halal dan baik.

“Dengan rutin  mengkonsumsi  ikan  dapat mencegah  permasalahan stunting atau anak kurang asupan gizi,  ini berpotensi mengganggu SDM (sumber daya manusia) kita di masa depan. Generasi bangsa harus kita persiapkan dari sekarang untuk memiliki kesehatan dan daya saing tinggi," kata Isran Noor, Selasa (7/12/2021) lalu.

Ditambahkan, masalah gizi juga mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan fisik dan otak anak terganggu di masa mendatang. Dimana dampaknya,  kemampuan anak akan menurun dan akan menyulitkannya untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

“Manfaat yang kita dapat jika mengonsumsi ikan seperti meningkatkan kecerdasan, meningkatkan kesehatan jantung dan tubuh, meningkatkan kesehatan mata, membantu pertumbuhan tulang, mencegah asma pada anak dan banyak lagi lainnya,” jelas Isran Noor.

Mantan Bupati Kutai Timur itu,  berharap masyarakat nelayan disekitar danau maupun sungai,  harus rajin mengkonsumsi ikan setiap hari, terlebih bagi anak usia dini karena pertumbuhan mereka masih panjang, sehingga harus tercukupi gizinya.

Isran Noor mengajak semua pihak turut memperhatikan masalah stunting  dengan melakukan pencegahan. Karena bukan hanya tugas pemerintah saja melainkan tugas bersama.

"Diperlukan koordinasi antar sektor dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha  serta masyarakat dalam menangani masalah gizi khususnya stunting," pesan Isran Noor.(mar)

BagikanWhatsAppFacebookX