Tri Winarsih Jabat Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong

img

Foto bersama disela sela acaraa pisah sambut.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Tenggarong dari Sri Astiana kepada Tri Winarsih,berlangsung di Lapas Perempuan Tenggarong, Kamis (16/12/2021).

Sertijab tersebut dihadiri Kepala Kemenkum HAM Kanwil Kaltim Sofyan, Kejari Tenggarong Darmo Wijoyo, Kalapas Tenggarong, Kalapas Anak, Kalapas Samarinda, Kepala Kesbangpol Rinda Destianti.

Sri Astiana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, selama di Lapas Perempuan Tenggarong tidak ada gangguan Kamtibmas dan tidak diniliai hal yang negatif dari seluruh pihak.

"Saya mengemban amanah menjadi Kalapas Perempuan Tenggarong sekitar 3 tahun 3 bulan 3 hari, Alhamdulillah banyak kenangan baik yang tidak bisa dilupakan, seperti membangun yang mulai dari belum ada apa apa dan bukan siapa siapa" kata Sri Astiana.

Ia juga menyebutkan, jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Perempuan Tenggarong ada 359, dengan sistem kasur tingkat, seharusnya jumlah kapasitas Lapas Perempuan Tenggarong sekitar 252 WBP. Maka dari itu hal ini masih keterbatasan kamar hunian.

"90 persen WBP disini mengalami kasus narkoba, untuk sisanya campur ada kriminal dan lainnya, sementara untuk WBP kita lakukan pembinaan terus menerus, seperti kepribadian, kemandirian, dan juga beberapa hal lainnya yang bisa merubah sikap dan perilaku menjadi lebih baik lagi" sebutnya.

Dirinya berharap, kepada Kepala Lapas Perempuan Tenggarong yang baru Tri Winarsih, permasalahan yang ada bisa diselesaikan, seperti keterbatasan kamar hunian, rumah dinas bagi pegawai, dan program program yang ada bisa dilanjutkan.

"Karena lapas ini statusnya sudah Lapas Perempuan Tenggarong, maka dari itu akan lebih mudah koordinasinya dengan pemerintah daerah maupun stake holder terkait" tuturnya

Sementara itu Kepala Lapas Perempuan Tenggarong Tri Winarsih menambahkan, program atau target kedepan akan melanjutkan hal apa saja yang telah menjadi program sebelumnya, yang sudah baik akan dilanjutkan programnya.

"Kalau yang belum tercapai, kita lakukan kerjasama dengan pegawai LPP Tenggarong, kita harus bekerja tim agar mudah tercapai, Insya Allah kedepan kita mendapatkan WBK yang kita harapkan" ungkap Tri Winarsih

Lanjut dia, Insya Allah program rumah dinas untuk pegawai dan menambah kamar hunian agar tidak over kapasitas, hal itu akan dilanjutkan, diwujudkan, karena Bupati Kukar Edi Damansyah telah memberikan lampu hijau, namun yang menjadi kendala saat ini ialah belum ada lahannya.

"Jika sudah ada lahannya, saya akan mengurus ke Jakarta untuk ngajukan RABnya, jika ada dananya namun tidak ada lahannya kan susah juga, jadi yang pertama itu harus ada lahannya dulu" ujarnya

Ia juga menyampaikan, selamat Kepada Sri Astiana yang bertugas di Palangkaraya, sukses dan sehat selalu, serta dirinya mohon bimbingannya, tegurannya apabila melakukan kesalahan selama bertugas.(*riz)