BPSDM Sosialisasikan Program PBJ Putaran Terakhir di PPU
Oleh Admin2 menit baca3.298 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,PANAJAM- Guna meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang proses pengadaan barang dan jasa pemerintah, sekaligus untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah, kebijakan serta perundang-undangan yang terkait dengan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim melaksanakan Sosialisasi Program Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di lingkungan Pemrov Kaltim dan kabupaten dan kota se Kaltim.
Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi berharap kepada seluruh peserta untuk menjadikan Sosialisasi Program Pengadaan Barang dan Jasa kali ini sebagai momentum dalam membangun komitmen bersama mewujudkan Pemerintah Kaltim yang bersih dan bebas dari KKN, sehingga Proses Pengadaan Barang dan Jasa di di lingkungan Pemrov Kaltim dan kabupaten dan kota se Kaltim, dapat berjalan dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Sosialisasi Program PBJ disusun berdasarkan hasil analisis kebutuhan pelatihan atau berdasarkan standar kompetensi PBJ. Oleh karena saya harapkan kepada pejabat pembuat komitmen, pejabat pengadaan, , tim perencanaan, keuangan dan aset daerah agar dapat memahami peran penting perencanaan pengadaan barang dan jasa,” pesan Nina Dewi, saat membuka Sosialisasi Program PBJ di Ruang Serbaguna Kantor Bupati PPU, Rabu (15/12/2021).
Kapala Bidang Pengembangan Komptensi BPDSM Kaltim Apriyana Rachmawaty mengatakan tujuan sosialisasi adalah agar peserta dapat mengetahui program-program pelatihan PBJ, uji sertifikasi dan uji kompetensi yang dilaksanakan oleh LKPP melalui peran LPPBJ (Lembaga Pelatihan Pengadaan Barang Jasa), dalam hal ini BPSDM Provinsi Kaltim.
“Kegiatan sosialisasi di ikuti oleh jajaran BPSDM PPU dan UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa) Kabupaten PPU serta UKPBJ Kabupaten Paser secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dan kegiatan sosialisasi menghadirkan dua narasumber yang kompeten, yaitu Tatang dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (Pusdiklat PBJ LKPP) dan Mohammad Firdaus dari Direktorat Sertifikasi Profesi LKPP,” papar Apriyana
Sosialisasi Program Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di lingkungan Pemrov Kaltim dan kabupaten/kota se Kaltim hari ini, merupakan putaran ketiga atau putaran terakhir. Putaran pertama dilaksanakan di Balikpapan dilaksanakan secara daring dan luring pada Bulan September. Sedangkan putaran kedua, dilaksanakan di Kota Bontang pada Bulan Oktober 2021 yang lalu.
Hadir dan memberikan sambutan, Sekda Kabupaten PPU, Mulyadi mewakili Bupati. Ia menyorot tentang perlunya proteksi penyedia barang dan jasa lokal. Namun oleh narasumber dari LKPP kita tidak boleh melakukan diskriminatif. Semua proses PBJ dilakukan secara terbuka dan akuntabel, untuk menghindari kemungkinan adanya penyimpangan.
Menurut Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim Jauhar Efendi, selaku moderator, awalnya minat untuk menjadi pejabat fungsional Pengelola Pengadaan Barang dan jasa Pemerintah (PPBJ) sangat minim. Namun seiring dengan gencarnya sosialisasi yang dilaksanakan oleh BPSDM minat tersebut semakin meningkat. Terbukti banyak sekali pertanyaan yang diajukan terkait Jabatan Fungsional PPBJ.(mar)



