Ngapeh Hambat Bersama Kepala OPD, Ini Pesan Bupati Edi Damansyah

img

Suasana ngapeh hambat Pemkab Kutai Kartanegara.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar Ngapeh Hambat bersama kepala Organisasi Perangakat Daerah (OPD) Kukar, untuk membahas tata kelola belanja modal dan pengadaan barang dan jasa.

Acara tersebut berlangsung di ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, yang dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, Senin (31/1/2022).

Bupati Kukar Edi Damansyah dalam kesempatan itu mengintuksikan Sekda H Sunggono dan seluruh Kepala OPD Kukar, bahwa pada 2022 harus ada perbaikan tata kelola belanja modal dan pengadaan barang dan jasa.

"Saya sudah intruksikan bahwa pada Maret 2022 itu harus sudah selesai mana saja yang harus dilelang, karena selama ini bulan November masih ada lelang, bahkan kontraknya ada yang sampai 25 Desember, hal itu kan tidak rasional" kata Edi Damansya kepada media usai acara.

Lanjut dia, progres pada 2022 ini ada beberapa item kegiatan yang sudah dilaksanakan pelelangan, jadi tahun ini progresnya lebih baik dari tahun sebelumnya.

Selain pengadaan barang dan jasa, pada acara itu juga membahas terkait program dedikasi Kukar Idaman pemerintah Kabupaten Kukar, melalui program berbasis RT 50 juta per RT per tahun. Program tersebut merupakan bentuk peguatan fiskal di desa, yang anggarannya tetap berada distruktur APBD desa, kalau di Kelurahan berada distruktur RKA Kelurahan dan kecamatan.

Hal ini, sambung dia, sudah ditetapkan sebagai peraturan Bupati Nomor 67/2021 yang berkaitan dengan kebijakannya personalnya sebagai pedoman di lapangan.

"Program ini bentuk apresiasi kepada Ketua RT, bahwa peran tugas Ketua RT selama ini tidak terfasilitasi dengan baik, sehingga 2021-2026 Kukar Idaman, melalui program 50 juta per tahun per RT, sudah mulai kita laksanakan 2022 ini" tegasnya .

Kemudian terakhir, pembahasan terkait potensi PAD dari pengelolaan parkir. Hal itu telah menjadi tanggungjawab dari Dishub Kukar. Tentunya banyak potensi untuk meningkatkan PAD dari sektor pengelolaan parkir.

"Tadi sudah disampaikan oleh Plt Kadishub, bahwa untuk optimalisasi retribusi parkir kedepan akan menggunakan aplikasi Qris, hal itu sudah diterapkan di Samarinda" ucapnya.

Selain menggunakan aplikasi, Dishub Kukar akan persiapkan konsep parkir berlagganan, baik roda dua, roda empat dan diatas roda empat.

"Kalau berbicara parkir berlangganan, tentunya kita tidak bisa sendiri, harus melalui Bapenda Kaltim" pungkasnya.(*riz)