KM 5 Jalan Sukarno-Hatta, Jalan Paling Macet di Balikpapan

img

BALIKPAPAN, Menjelang lebaran tinggal 10 hari, Satuan Lalulintas Polresta Balikpapan mengakui kalau  Km. 5 Jln. Sukarno Hatta dari arah Balikpapan sangat krodit, titik macet paling parah memang ada dititik Km. 5, kalau sudah soreh hari atau pagi hari antrean kendaraan bisa mencapai 1 Km baik kearah Kota Balikpapan maupun kearah Samarinda.

‘’Belum ada alternative lain dititik itu (Km. 5 Jln. Sukarno-Hatta), kalau jalan potong mellaui perumahan Grand City, Sinar Mas Wisesa sudah selesai kami yakin tingkat kesibukan di Km. 5 akan bisa terurai dengan baik, kalau sekarang belum bisa apalagi tidak ada alternative jalan lain,’’ kata Kasat Lantas Polresta Balikpapan AKP. Noordhianto, diruang kerjanya, Jumat (16/6).

Dia mengatakan, menjelang lebaran memang tingkat kesibukan masyarakat bepergian baik dari Balikpapan maupun keluar Balikpapan terbilang sangat tinggi, sehingga pada jam-jam tertentu ada sejumlah titik yang benar-benar padat seperti di Km. 5 Jln. Sukarno-Hatta, Muara Rapak, Jln. A. Yani, Jln. Sudirman utamanya dibeberapa titik seperti jalan keluar dari Mal, pasar maupun terminal.

‘’Tiap hari, utamanya menjelang lebaran mulai awal puasa sampai hari ini kami kerahkan anggota sebanyak 65 orang secara bergantian, harapan kami titik rawan macet bisa teratasi dengan baik, artinya kendaraan bisa terurai dan tidak sampai mengakibatkan kemacetan berjam-jam, untuk Km. 5 ada empat orang yang harus berdiri sejak jam 07.00 sampat pkl. 09.00 Wita,’’ ujar Noordhianto.

Diakuinya kalau sudah krodit di Km. 5 akan berdampak sampai Km. 6 dan arah ke Muara Rapak sampai pompa benasin, kalau disekitar Pompa Bensin  memang terjadi kemacetan, ini hanya disebabkan karena dititik itu masih terlihat adanya kendaraan antar kota atau bus yang ngetem di simpang tiga Jln. Patimura menuju Terminal Batu Ampar, harusnya tidak boleh ada kendaraan ngetem di pertigaan jalan menuju terminal Batu Ampar.

‘’Kami berharap Dinas Perhubungan yang ada pos mereka di simpang tiga Jln. Patimura menuju Terminal Batu Ampar benar-benar berfungsi, artinya disekitar itu tidak boleh ada bus yang ngetem menunggu penumpang, karena harusnya terminal Batu Ampar benar-benar difungsikan, bukan diluar terminal,’’ungkapnya.

Terkait titik-titik rawan Lakalntas, Noordhiantio mengatakan yang paling diantisipasi adalah di jaln. Sukarno-Hatta, Jln. Minyak, Jln. Sudirman, Jln. Mulawarman juga Jln. Prajamuda dan Jln. MT Haryono, dititik-titik ini sering tefrjadi Lakalantas, olehnya kami ingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati jika harus berkendara melintasi jalan-jalan itu.

Disinggung korban lakalantas di Balikpapan, Noordhianto mengatakan masih didominasi kendaraan roda dua dan umumnya anak-anak yang masih berusia produktif. 

"Umumnya mereka masih sekolah, kami berharap agar peran orang tua dan sekolah harus benar-benar berjalan. Terutama para orang tua agar tidak mengijinkan anak-anak mereka membawa kendaraan, kalau masih berusia dibawah 17 tahun, resikonya sangat besar," paparnya.

Terkait tertib lalaulintas, Kasatlantas Polresta Balikpapan ini berharap agar setiap pengemudi saat akan menjalankan aktifitas dengan kendaraan harus dilengkapi surat-surat kendaraan dan Surat Ijin Mengemudi (SIM). 

"Jangan remehkan aturan yanjg sudah dibakukan di Undang-Undang Lalulitas, kalau melanggar resikonya sangat besar sebab berkaitan dengan nyawa manusia," lanjutnya.max/poskotakaltimnews.com