Indeks Desa Membangun di Kukar, Tahun Ini Target 7 Desa Naik Status Maju
Plt Kepala DPMD Kukar H M Zulkifli
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar pada 2022 ini menargetkan 7
Desa status Indeks Desa Membangun (IDM) tertinggal menjadi desa maju.
Plt Kepala DPMD Kukar H M Zulkifli
mengatakan, 7 Desa tersebut meliputi 4 desa di Kecamatan Muarak Kaman, 1 Desa
di 1 Marang Kayu, 1 Desa di Muara Muntai dan 1 di Tabang.
"Setiap tahun kita ada kegiatan untuk
mendorong setiap Desa yang ada di Kukar, dari Desa tertinggal menjadi Desa
maju, yang maju menjadi mandiri" ucap Zulkifli kepada Poskotakaltimnews,
di Tenggarong, Senin (14/3/2022).
Sambung dia, berdasarkan Indeks Desa
Membangun (IDM) ada 7 Desa di Kukar dengan status Desa tertinggal, Desa
tersebut yakni, Desa Tunjungan, Menamang Kiri, Liang Buaya, Kupang Baru, Benua
Baru, Muara Kebaq, dan Santan Tengah.
"Adapun yang kami lakukan untuk
peningkatan status Desa ialah, kami mendorong setiap OPD Kukar untuk
memperhatikan setiap Desa yang ada di Kukar" jelasnya.
Seperti bidang kesehatan yang bersangkutan
ialah Dinas Kesehatan, bidang infrastruktur yakni Dinas PU atau Perkim, dan
pengembangan SDM, serta lainnya. Pelatihan Bumdes juga menjadi indikator
peningkatan status IDM.
Kata Zulkifli, di Kukar ada 193 Desa, DPMD
Kukar berharap pada 2024 mendatang setia Desa di Kukar berubah status menjadi
Desa mandiri.
"Setiap tahun kita target 10 desa
terkait peningkatan status. Kami berharap Kukar bisa menjadi lebih baik,
apalagi Kukar saat ini sebagai IKN, dan dekat dengan titik nol IKN, maka dari
itu kita terus berupaya untuk meningkatkan segala aspek" katanya.
Sementara itu Kepala Desa Tanjung Batu
Husniansyah menuturkan, Desa Tanjung Batu telah ditetapkan oleh Kementerian
Desa sebagai Desa maju. Pemerintah desa tentu berupaya untuk mencapai Desa
Mandiri.
"Upaya yang kami lakukan untuk menjadi
Desa mandiri saat ini ialah melakukan pengembangan SDM, dengan memberikan
pelatihan, pengembangan ketahanan pangan, disini memiliki demplot ketahanan
pangan" ungkap Husniansyah.
Husniansyah berujar, selain itu, pembangunan
infrastruktur desa, seperti konektivitas jalan, masih banyak lain hal yang
telah dilakukan pemerintah Desa Tanjung Batu, tentunya sesuai dengan indikator
penilaian yang telah ditetapkan oleh Kementerian.
"Kami berharap, infrastruktur di Desa
bisa diperhatikan oleh pemerintah daerah, karena dengan mudahnya akses bisa
mengembangkan potensi wisata disini, sehingga kedepan bisa menjadi Desa
mandiri" tutupnya.(*riz/adv)