DKP3A Gelar Sosialisasi Kebijakan Pemberdayaan Perempuan

img

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim menyelenggarakan sosialisasi advoskasi kebijakan dan pendampingan kepada lembaga penyedia layanan pemberdayaan perempuan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Noryani Sorayalita, mengatakan ,sampai dengan semester 2 hingga tahun 2021 saat ini sebanyak 263.150 jiwa, lebih besar Berau di banding dengan provinsi yang ada di Kalimantan Timur.

"Laki laki dan perempuan selisih 3,8 persen jadi nyatanya lebih banyak laki laki dari pada perempuan, hal ini menggambarkan jumlah seimbang dan sogianya partisipasi perempuan itu lebih baik di dalam pembangunan," ucapnya (21/3/22).

Berdasarkan data BPS tahun 2020 terdapat kesenjangan pembangunan manusia laki laki dan perempuan Provinsi Kalimantan Timur, untuk IPM laki laki Kalimantan Timur pada indeks 81,32 atau urutan ke 3 untuk IPM kita, sedangkan IPM perempuan itu urutan ke 7 dari 34 provinsi.

"Untuk pembangunan gender atau ITG Kalimantan Timur urutan 32 dari 34 provinsi, jadi kita ada di urutan 3 terbawah komposisi yang mempengaruhi dalam kesenjangan ini adalah sumber daya ekonomi," tegasnya.

"Sumber pendapatan perempuan yang mengalami sebesar 0,11% namun tidak secara siknifikan mempengaruhi dalam itu nya tersebut," tambahnya.

Terlebih lagi kita di hadapkan pada masa pandemi Covid 19 mengakibatkan pencapaian pembangunan pada sektor putusnya pembangunan kerja, ada 5 arahan Presiden kepada KPPA dan itu menjadi pedoman kita di daerah Kalimantan Timur.

"Satu arahan nya adalah peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, dalam rangka meningkatkan ekonomi perempuan," tandasnya.(sep)