Kasat Lantas Polres Berau Ingatkan “Anak Muda” Jangan Balap Liar
Kasat Lantas Polres Berau, AKP Edo Damara
Yudha.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB-
Jelang Ramadan Polres Berau, memperingatkan masyarakat untuk tidak melakukan
aksi sahur on the road ataupun kebut-kebutan di jalan raya yang membahayakan
diri dan pengguna jalan lainnya.
Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono melalui
Kasat Lantas Polres Berau, AKP Edo Damara Yudha menegaskan, siapapun yang
menggelar sahur on the road terutama di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya
akan dilakukan penindakan berupa tilang.
"Jangan melakukan sahur on the road di
tengah kondisi pandemi Covid-19, seperti sekarang. Karena kita masih dalam
pandemik. Maka acara yang sifatnya kumpul dengan jumlah motor banyak itu kami
larang. Jika nekat akan dikenakan tilang," ungkapnya.
Selain itu, dirinya memperingatkan kepada
anak-anak muda yang kerap balapan liar di beberapa titik jalan di Tanjung
Redeb, dan beberapa wilayah lainnya untuk segera berhenti dan tidak lagi melakukannya.
Mantan Kasat Lantas Polres Paser itu
berjanji, akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku balap liar apabila
diamankan. Bahkan, sanksinya akan diberikan dengan denda maksimal. Tidak itu
saja, pelaku balap liar juga akan mengikuti sidang satu bulan berikutnya.
"Sanksinya Rp 3,5 juta dan sidang 1
bulan kedepannya. Kendaraan boleh diambil setelah sidang. Kami tidak hanya
mengamankan joki motornya, tetapi penontonnya juga akan diamankan,"
katanya.
Bahkan sejak 2 pekan terakhir, pihaknya sudah
mengamankan 30 pebalap liar yang usianya masih relatif muda. Bahkan ada yang
masih remaja. Kendaraan yang digunakan pun baru bisa diambil setelah sidang
dilakukan.
Padahal kata dia, pihaknya telah melakukan
berbagai upaya agar balap liar tidak lagi dilakukan. Seperti melakukan tindakan
preventif maupun represif. Baik berupa imbauan, patroli, hingga penindakan
sudah dilakukan. Pasalnya lanjut Edo, selain membahayakan diri, juga
membahayakan pengguna jalan lain karena balapan di jalan raya.
"Kami setiap malam juga menempatkan
beberapa mobil patroli di beberapa tempat yang rawan dilakukan balapan liar.
Dan ini akan kami lakukan pada Ramadan nanti. Kami tegaskan, akan menindak
tegas dengan menerapkan denda maksimal," pungkasnya.(sep)