Pemkab Berau Serahkan Bantuan Alat Pengelolahan Hasil Perikanan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau menyerahkan paket bantuan hibah pemerintah berupa alat pengelolaan hasil perikanan.
Alat bantuan tersebut diberikan kepada
kumpulan pengolah atau pemasar (Poklahsar) hasil perikanan, Kampung Buyung –
Buyung dan Kelurahan Karang Ambun.
Bupati Berau Sri Juniarsih, dalam sambutannya
menyampaikan terimakasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas
Perikanan Berau yang kembali mengambil langkah positif melalui program
pengembangan pengolahan dan pemasaran hasil dari perikanan.
“Seperti yang kita ketahui Berau adalah
daerah yang memiliki potensi di sektor perikanan dan pariwisata, dalam 10
kabupaten yang ada di kalimantan hanya Kabupaten Berau yang memiliki tempat
wisata yang indah, ini pantut kita manfatkan untuk mengedarkan usaha kuliner
khas Berau," ucapnya.
Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk
hadir dalam acara tersebut karena merupakan salah satu peluang untuk
meningkatkan ekonomi keluarga.
“Sebanyak 1320 UMKM dari Dinas Perikanan
mayoritasnya sebagai perempuan. Artinya ini adalah langkah positif dan harus
kita maksimalkan untuk peningkatan perekonomian,” ungkapnya.
Bupati juga berpesan kepada Dinas Perikanan
agar memantau, mengevaluasi serta menjalin kerjasama dengan OPD terkait agar
para perempuan didalam UMKM tersebut mendapatkan bantuan modal.
“Saya berpesan kepada Dinas Perikanan agar
selalu memperhatikan para mayoritas di UMKM tersebut guna mendapatkan bantuan
modal,” katanya.
"Saya juga berani mengekspor hasil
kelolahan ibu sampai luar negeri apa lagi berbasis dengan olahan ikan, yang
penting pekejing nya bagus dan layak untuk di ekspor, jika ibu ibu mampu
menjawab tantangan saya, saya pun juga siap melakuakannya," tandasnya.
Sementara Ir. Tenteram Rahayu selaku Kepala
Dinas Perikanan Kabupaten Berau menuturkan kegiatan tersebut merupakan program kerjanya
untuk meningkatkan ekonomi para pelaku usaha diluar nelayan dan pembudidaya.
“Proker ini kami adakan untuk membina dan
memberdayakan wanita nelayan dan ibu-ibu PKK,” jelasnya.
Disebutkan oleh Tenteram, untuk Poklahsar
penerima di Kelurahan Karang Ambun sebanyak 13 unit.
“Teruntuk Poklahsar Karang Ambun ditujukan
kepada ibu-ibu pengolah, karena mereka sudah produksi. Tetapi, hanya saja
kemasannya masih belum bagus dan masih mengguanakan peralatan biasa,”
sampainya.
Terakhir, dirinya berharap dengan adanya alat
bantuan ini penerima bisa mandiri secara ekonomi dan dapat membantu
perekonomian keluarga dan menghasilkan.
“Saya berharap dengan adanya alat bantuan
ini, penerima sekiranya dapat mandiri secara ekonomi dan dapat menghasilkan
serta membantu perekonomian keluarga,” pungkasnya.(sep)