Wagub Harapkan TPPS Bekerja Maksimal Turunkan Stunting
Oleh Admin1 menit baca4.747 dibaca

Hadi Mulyadi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Privinsi Kaltim yang dilaksanakan di Ruang Tepian 1 Kantor Gunernur Kaltim, Rabu (27/4/2022).
Hadi Mulyadi yang juga Ketua Pelaksana TPPS Kaltim, berharap pelaksanaan Rapat Koordinasi TPPS Provinsi Kaltim ini, dapat menghasilkan suatu gerakan yang terkoordinasi, terintegrasi, konvergen, dan simultan dalam upaya mempercepat penurunan stunting di Provinsi Kaltim
Menurutnya, upaya pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin, dengan berkolaborasi dengan dinas instansi dan lembaga terkait, penurunan stunting tidak bisa dilakukan secara sendiri, tetapi perlu sinergitas dan kerjasama melalui proram-programnya.
“Misalnya dari Dinas Pendidikan, guru-gurunya harus memberikan orientasi kepada siswanya yang akan memasuki usia pernikahan, bagaimana pernikahan yang idial, bagaimana merencanakan kehidupan, sehingga para siswanya ada penambahan wawasan bukan saja terkait stunting tetapi juga kesadaran pola hidup sehat, tentang gizi, dan pentingnya berolahraga, sehingga kita bisa mengawal generasi yang sehat,” ujar Hadi Mulyadi.
Selain Dinas Pendidikan, lanjut Hadi TPPS Provinsi Kaltim juga harus bersinergi dengan Dinas Tanaman Pangan, dengan memberikan pelaksanaan program pangan lestasi dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditamani berbagai bacam sayur-sayuran, dan program tersebut harus disosialisasikan di kabupaten kota.
“Pangan lestari dari Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura harus menjadi program yang massif, dan disosialisasikan di kabupaten kota, dan tinggal disonkronisasi dan dijadikan alat ukur dalam upaya menangani stunting melalui pemunuhan makanan yang bergizi bagi keluarga,” tandasnya.
Hadi Mulyadi meminta TPPS Kaltim melakukan penanganan stunting juga sampai pada tingkat kecamatan, kelurahan bahkan tingkat desa, dengan melakukan gerakan bersama yang melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK). Tokoh Agama, Ibu-ibu di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan lainnya.
“Penanganan stunting harus menjadi tugas kita bersama, tidak cukup hanya TPPS Kaltim, namun perlu dukungan dari Pemerintah kabupaten dan kota, termasuk TP PKK maupun seluruh elemen masyarakat,” pesan Hadi Mulyadi.(mar)



