Ngapeh Hambat, Birokrasi dan ASN Kunci Keberhasilan Kukar Idaman
Oleh Admin2 menit baca4.892 dibaca

Suasana ngapeh hambat Pemkab Kukar.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar ngapeh hambat serta kuliah
umum,dengan menghadirkan Prof Eko Prasojo, dengan tema Birokrasi dan ASN Kunci
Keberhasilan "Kukar Idaman", di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar,
Senin (13/6/2022).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kukar Edi Damansyah, Sekkab Kukar H Sunggono, Asisten II Setkab Kukar Wiyono, seluruh Kepala OPD di Kukar, dan narasumber Prof Eko Prasojo.
Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, pada 2012 Kukar tidak termasuk pilot project reformasi birokrasi secara nasional, yang ditetapkan oleh Menpan RB, sesuai demgan peraturan nomor 30/2012.
"Era itu Bupati Kukar Rita Widyasari ditunjuk sebagai peserta pelatihan transforming leader Indonesia. Dan beliau menyampaikan kepada kami bahwa, alumni tersebut wajib menjadi agen perubahan dan melakukan reformasi birokrasi di daerah masing masing," kata Edi Damansyah saat sambutannya.
Lanjut dia, reformasi birokrasi Kukar dilaunching Prof Eko Prasojo selaku Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada 20 Desember 2013. Beliau sangat memberikan dukungan penuh terhadap proses perubahan birokrasi di Kukar.
Pemerintah daerah saat ini sedang menata kembali dalam hal ini, secara administratif. Sebab pemerintah daerah telah meletakan pondasi reformasi dan birokras untuk diwariskan pada generasi selanjutnya.
Pemerintah daerah juga sudah mencapai banyak hal yang berkaitan dengan perubahan perbaikan birokrasi, dalam kurun sekitar 9 tahun. Diharapkan apa yang sudah dicapai, tidak berhenti pada prestasi tersebut, namun bagaimana capaian ini memberikan dampak positif kepada kesejahteraan masyarakat Kukar.
"Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik masih belum berbanding, itu yang masih terus diingatkan, percepatan harapan masyarakat akan pelayanan itu tidak berbanding lurus dengan roformasi dan birokrasi," sebutnya
"Kita masih meluruskan bagaimana merubah pola pikir budaya kerja, sampai saat ini masih kita lakukan, masih ada teman teman yang belum bisa menyesuaikan," imbuhnya
Semnatara itu Sekkab Kukar H Sunggono menambahkan, Bupati meminta kepada prof Eko Prasojo menjadi tim pendamping, dan beliau berkenan untuk mendampingi sebagai narasumber, untuk bagaimana nanti reformasi dan birokrasi di Kukar diformat ulang, sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
"Bentuk reformasi birokrasi adalah sebenarnya kalau secara sederhana dengan adanya perubahan mindset, perubahan perilaku, dan lainnya," ujar Sunggono
Pada kesempatan itu, Prof Eko Prasojo menyampaikan, untuk mencapai reformasi birokrasi dan ASN kunci keberhasilan Kukar Idaman, bahawa setiap OPD harus memiliki capaian kinerja, jadi semuanya memiliki rencana apa yang ingin dicapai.
"Apa yang sudah direncanakan dan tercapai, itu yang dinamakan capaian kinerja, kalau tidak ada capaian sama sekali lebih baik hilangkan saja," ungkap Eko Prasojo.(*riz/adv)




