Pemkab Kukar Gelar Sosialisasi dan Bimtek Belanja Langsung Pengadaan Melalui Mbizmarket
Bimtek Belanja Langsung Pengadaan.
POSKOTAKTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan
Barang/jasa Pemerintah (LKPP) menggelar sosialisasi dan bimtek, terkait belanja
langsung pengadaan melalui marketplace (Mbizmarket)/PPMSE toko daring, di ruang
serbaguna Kantor Bupati Kukar, Selasa (14/6/2022).
Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Kabupaten
(Sekkab) Kukar H Sunggono, dan dihadiri kepala OPD, pejabat pengadaan, Bendahara.
H sunggono mengatakan, pemerintah daerah saat
ini telah membentuk Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), yang
tugasnya yaitu melakukan koordinasi, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan pedoman
penggunaan produk dalam negeri di lingkungan masing-masing Instansi.
"Menginstruksikan kepada satuan kerja
perangkat daerah agar wajib merencanakan, mengalokasikan dan merealisasikan
paling sedikit 40%, dari nilai anggaran belanja barang/jasa yang dikelolanya
untuk penggunaan produk usaha mikro, usaha kecil atau koperasi," kata
Sunggono.
Pemerintah daerah juga melakukan percepatan
peningkatan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi dilakukan dalam
bentuk Program Kredit Kukar Idaman. Maka untuk meningkatkan transaksi belanja
pengadaan barang/jasa pemerintah kepada UMK melakukan bimtek.
"Agar dapat memahami tata cara belanja
pemerintah melalui PPMSE toko daring. Dalam hal ini untuk UMKM go digital
berjalan dengan baik, kami juga meminta kepada Diskominfo Kukar untuk
memperkuat infrastruktur telekomunikasi di 18 Kecamatan," sebutnya .
"Harapan kami, dengan dilaksanakannya
bimtek bela pengadaan melalui PPMSE toko daring LKPP RI ini, maka Para PPK,
Pejabat Pengadaan dan para Bendahara, serta para pelaku usaha dapat
dengan mudah menjalankan peran dan fungsinya masing-masing dalam rangka
percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Badan Layanan Pengadaan
Barang/Jasa Aspianur Sandi menambahkan, toko daring ini tujuannya untuk
meningkatkan perekonomian masyarakat dan mempermudah pelayanan pengadaan
barang.
"Rencananya aplikasi Mbizmarket akan
dilaunching pada 20 Juni 2022 ini oleh Bupati Kukar. Bupati sendiri yang akan
memilih UMKM-nya dalam hal pilihan pengadaan barang," ujar Aspianur Sandi
Badan Layanan Barang/Jasa Kukar terus
bersinergi dengan setiap OPD, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dalam
pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.
"Kita sinergi dengan Dinas Koperasi dan
UMKM, Dispora, dan lainnya untuk membantu pelaku UMKM, sesuai dengan Inpres
Nomor 2/2022," tuturnya
Secara terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan
UMKM H Tajjudin menyampaikan apresiasi telah digelar bimtek toko daring, toko
daring merupakan salah satu pemasaran produk UMKM. Dinas Koperasi dan UMKM
diminta untuk menyiapkan pelaku UMKM untuk menuju toko daring pada saat
launching tersebut.
"Ada sekitar 40 UMKM yang kita ikutkan
saat launching toko daring tersebut, dan kami juga terus berusaha memfasilitasi
UMKM soal perijinan, dari 66.033 UMKM sekitar 24 ribu UMKM di Kukar yang
memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB)," tutup Tajjudin.(*riz)