Distanak Kukar Pastikan Hewan Qurban Sehat dan Aman

img

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar melakukan pengecekan kesehatan hewan qurban, khususnya di Kecamatan Tenggarong, Selasa (5/7/2022).

Kepala Distanak Kukar Sutikno mengatakan, ada beberapa pedagang hewan qurban di Tenggarong yang dilakukan pengecekan kesehatan hewan, diantaranya di Jalan Maduningrat lahan eks pasar Tenggarong, dan di Jalan Lais depan Rumah Makan Bakso Wisma Citra.

"Kami sudah melakukan pengecekan kesehatan di seluruh Kecamatan yang ada di Kukar, saat ini mengecek kembali di Tenggarong untuk meyakinkan warga, bahwa hewan qurban yang dijual sehat dan aman," kata Sutikno kepada Poskotakaltimnews.

 

Dari hasil pengecekan kesehatan hewan qurban, dengan Tim Kesehatan Hewan Distanak Kukar, memastikan bahwa sampai saat ini hewan qurban di Kukar tidak terjadi penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) .

"Masyarakat tidak perlu khawatir terkait hewan qurban di Kukar, dari data yang kami terima memang ada peningkatan ketersediaan hewan qurban menjadi 33 persen dibanding 2021 lalu," sebutnya.

Kata dia, pengadaan hewan qurban tahun ini ada 7 pedagang dadakan, dan 34 pedagang lokal. Hewan qurban tersebut didatangkan dari Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Untuk wilayah tersebut dipastikan aman, sementara ini yang didatangkan hanya hewan qurban saja, kalau bibit tidak dibolehkan masuk dulu," ungkapnya.

"Tim kami juga memberikan tanda untuk hewan qurban yang sudah dicek kesehatannya, kalau sudah ada stikernya kami bisa menjamin dan mempertangungg jawabkannya," imbuhnya.

Distanak Kukar akan memantau terus pada pelaksanaan hewan qurban, di beberapa Masjid, salah satunya di Masjid Agung.

"Nanti ada tim kami yang akan memantau di setiap Kecamatan," tuturnya

Diketahui, dari data yang dihimpun Distanak Kukar terkait ketersediaan hewan qurban di Kukar adalah, pada 2021 hanya 2400 ekor, dan saat ini sekitar 3600 ekor sapi. Sedangkan kambing pada 2021 ada 614 ekor dan 2022 sekitar 922 ekor. Sementara kerbaunya pada 2021 ada 51 ekor, dan 77 ekor.

Sementara untuk harga sapi tahun ini sekitar Rp. 17 hingga 24 juta, sedangkan tahun lalu sekitar Rp. 15 hingga 20 juta.(*riz)