Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi dan Resmikan Desa Pela Sebagai Anugerah Desa Wisata Indonesia

img

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Desa Pela Kecamatan Kota Bangun, dalam rangka meresmikan Desa Pela sebagai Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang berhasil meraih 50 besar.

Kunjungan tersebut didampingi oleh Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian, Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, Bupati Kukar Edi Damansyah, Dandim 0906 Kukar Jeffry Satria.

Sandiaga Salahuddin Uno memberikan apresiasi kepada masyarakat desa, bahwa Desa Pela masuk 50 besar desa wisata se Indonesia. Maka dari itu mari bersama sama untuk semangat, bahwa ini adalah keberpihakan dari pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah untuk kebangkitan pariwisata berbasis kemasyarakatan.

"Dengan adanya wisata, tentu ada lapangan pekerjaan, peluang usaha yang terbuka, sehingga ada pengunjung yang minat dan membeli suatu produk yang ada di wisata tersebut," kata Sandiaga Salahuddin Uno kepada media, usai melakukan peninjauan .

Kata dia, hal yang paling menarik yang berada di Desa Pela adalah adanya Pesut Mahakam, sehingga bagaimana untuk dikonvervasi, memberikan edukasi kepada nelayan, agar populasi Pesut Mahakam semakin meningkat.

Ia berujar, peran Kemenparekraf dalam mengembangkan desa wisata, sehingga desa wisata selalu dikunjungi banyak wisatawan, yakni dengan mempromosikan desa wisata melalui media sosial Kemenparekraf.

"Jadi kami bukan hanya hadir saja, tapi kami membuat suatu konten yang akan menjadi syaratan promosi pada desa wisata tersebut. Semoga desa wisata Pela menjadi desa wisata yang dikenal dunia," sebutnya.

Dirinya juga menyebutkan, terkait dengan konektivitas infrastruktur menuju pariwisata, khususnya wewenang Nasional, maka hal ini akan dikoordinasikan dengan Menteri PUPR. Menteri PUPR juga telah memiliki tugas dari Presiden RI Joko Widodo, untuk menopang wilayah dan sekitar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Hal ini kita juga harus memiliki interkoneksi yang bagus, sehingga ekonomi masyarakat makin sejahtera. Desa desa wisata telah meningkat mendapat kunjungan ditengah pandemi, maka dari itu kita harus bangun interkoneksi infrastruktur yang berkeadilan," ucapnya.

Ia berharap, mudah mudahan apa yang menjadi keluhan masyarakat yang berkaitan dengan infrastruktur, bisa segera diimplementasikan oleh KemenPUPR.

Sementara itu Bupati Kukar Edi Damansyah menuturkan, Pemkab Kukar memberikan dukungan dan memfasilitasi kepada masyarakat desa, sehingga hal ini muncul dari keinginan masyarakat untuk menjadikan desa wisata.

"Dengan masuk sebagai 50 besar desa wisata, ini sebagai hasil komitmen kami di pemerintah daerah untuk memberikan dukungan dan fasilitas," ujar Edi Damansyah

Ia menyebutkan, bahwa era saat ini harus berkolaborasi, baik dari masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, maupun dunia usaha. Tanpa adanya kolaborasi tentu hasilnya tidak maksimal.

"Selamat kepada masyarakat desa, Pemerintah Desa Pela, atas perolehan desa wisata. Ini kerja nyata untuk masyarakat," pungkasnya.(*riz/adv)