Pembangunan Pasar Tangga Arung Masuk RKPD 2023, Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Plt Kepala Bappeda Kukar Vanesa Vilna
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Perencanaan pembangunan atau revitalisasi pasar Tangga Arung, yang berada di kawasan Jalan Maduningrat-Danau Semayang, telah masuk di Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023 mendatang.
Dengan dibangunnya pasar kembali di lahan eks
pasar Tangga Arung, tentu harapannya roda perekonomian masyarakat Kukar,
khususnya Tenggarong berjalan dengan baik, sehingga terwujudnya kesejahteraan
masyarakat.
Plt Kepala Bappeda Kukar Vanesa Vilna
didampingi Kabid Sapras Hery Setiawan menuturkan, luasan lahan pasa Tangga
Arung keseluruhannya sekitar 48 Hektare. Revitalisasi pasar Tangga Arung
memerlukan anggaran sekitar Rp. 235 Milliar.
"Didalamnya termasuk managemen
kontruksi, dan Amdal. Pada APBD Perubahan 2022 ini ada dianggarkan sekitar 4,2
Milliar, anggaran itu digunakan untuk land cleaering (pembukaan lahan), dan
perbaikan saluran drainase," ujar Vanesa Vilna.
Kata dia, sementara pembiayaan dari APBD
Kukar, namun Bupati Kukar juga berusaha mencari sumber dana lainnya, sehingga
percepatan revitalisasi pasar dapat dilakukan.
Konsepnya nanti pasar ini dibangun semi
modern, ada sarana prasarana untuk disabilitas, seperti jalan, dan toilet.
Sehingga memudahkan mereka yang disabilitas.
"Ini dibangun 2 lantai, dengan jumlah
kios 1.126. Sementara data pedagang berada di Dinas Perindustrian dan Perdagangan
(Disperindag) Kukar," paparnya.
Ia berharap, dengan revitalisasi pasar Tangga
Arung dapat membangkitkan perekonomian Kukar. Pemerintah daerah memfasilitasi
sarana perdagangan, dengan merevitalisasi pasar Tangga Arung, shingga
menumbuhkan perekonomian dan terwujudnya masyarakat yang sejahtera.
"Inginnya Bupati 2023-2024 ini bisa
selesai, sehingga bisa segera difungsikan," ungkapnya.
Sementara itu Akademisi Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Kutai Kartanegara, Prof Jonathan Palinggi mendukung untuk
segera dilakukan revitalisasi pasar Tangga Arung, sebab salah satu penunjang
perekonomian itu dengan tersedianya infrastruktur pasar.
"Secepatnya harus dilakukan itu, selama
ini lahan eks pasar Tangga Arung bisa dibilang lahan yang tidak berfungsi,
karena sekian lama tudak dituntaskan, jadi pemerintah daerah harus mengambil
langkah langkah konkret untuk mensejahterahkan masyarakatnya," kata
Jonathan Palinggi, di SMK YPK Tenggarong, Senin (1/8/2022).
Menurutnya, lahan eks Pasar Tangga Arung saat
ini, merupakan tempat yang strategis, karena lokasinya ditengah tengah kota,
sehingga memudahkan pengunjung yang ingin ke pasar. Selain itu Kukar telah
menjadi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, kedepan tentu transaksi di pasar
semakin meningkat.
"Infrastruktur pasar ditengah kota perlu
dipersiapkan, untuk kebutuhan IKN mendatang," ungkapnya
Ia menyebutkan, revitalisasi pasar ini perlu
penataan yang baik, sehingga dapat mengakomodir para pedagang, dan pemandangan
kota terlihat lebih nyaman dan indah.
"Master plan atau penataannya harus
baik, kalau diatur dengan baik tentu hasilnya baik, bisa mengakomodir pedagang
dipinggir jalan, kalau masih ada pedagang dimana mana sangat mengganggu
estetika pemandangan," sebutnya.
Dirinya berharap, dengan adanya pasar
ditengah kota, memudahkan pengunjung bagi Kecamatan sekitar untuk menuju pusat
perbelanjaan, sehingga perputaran ekonomi berjalan dengan baik.
"Saya kira dengan 2 pasar dioptimalkan
tidak masalah, yang pasar Mangkurawang mempermudah daerah sekitarnya, yang
pasar Tangga Arung begitu juga," tuturnya.
Secara terpisah, pedagang ayam Rahmat menilai
dengan dibangunnya kembali pasar Tangga Arung setuju saja, namun penataan dan
sasarannya harus tepat. Jangan sampai dengan adanya pasar Tenggarong masih ada
pedagang dimana mana.
"Dan pasar Mangkurawang jangan sampai
tidak berjalan perputaran ekonominya, kasihan juga pedagang di Mangkurawang
jika terkena imbas negatifnya. maka dari itu perlu penataan yang baik,"
pungkas Rahmat.(*riz/adv)