Bupati:Jangan Terlena Pada Bantuan Kampung,Tapi Harus Kreatif Menggali Sumber Pendapatan Kampung

img

Bupati Berau bersama seluruh Kepala Kampung

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB-Setidaknya ada 6 jenis sumber dana bantuan diterima kampung setiap tahunnya seperti Alokasi dana Kampung (ADK), Alokasi Bagi Hasil Pajak Daerah, Alokasi Bagi Hasil Daerah , Bantuan Keuangan PKK, Bantuan Keuangan Desa dan Dana Desa (DD). Besaran dana diterima berbeda beda setiap kampung setiap tahunnya.

Bupati Berau Sri Juniarsih menghimbau kepada seluruh kampung jangan terlena dari sumber dana tersebuit, tapi bagaimana harus bisa lebih kreatif memanfaatkan dana diterima itu untuk menggali atau membuka peluang peluang sumber pendapatan kampung pada akhirnya kampung bisa lebih maju dan mandiri.

“Keuangan atau dana kampung, saya berharap kampung kampung yang ada tidak terlalu bergantung kepada bantuan kampung, lebih dari itu  di harapkan lebih kereatif dalam menggali sumber pendapatan Kampung,”jelas Bupati Sri Juniarsih baru-baru ini.

Keberadaan 13 Kecamatan tambah Bupati, semua kampungnya  memiliki potensi yang luar biasa, apa lagi kedepan akhir tahun 2022 ini Berau  akan menjadi tuan rumah Porprov demi meralisisasikan suksesnya momen bergengsi tersebut ditempatkan Cabor di Kecamatan Biduk Biduk, kemudian Maratua yang mempunyai keindahan dan bandara, kemudian Segah yang mepunyai keindahan pegunungan yang luar biasa di 4 Kecamatan terdekat semuanya memiliki potensi yang luar biasa.

“Mari kita membenah diri untuk mendapatkan hasil, saya yakin bisa berkoordinasi dengan sigap atau keseluruhan Stack holder yang tarkait, setiap penggunaan dana kampung harus lebih hati dan teliti supaya tidak terjadi kejadian yang kita tidak inginkan, karna perlu di ketahui pengawasan Dana Kampung kini Semakin ketat.”paparnya.

Salah satu sumber dana kampung cukup besar diperoleh yakni ADK , perolehan tahun 2022 ini dengan rincian Kecamatan Sambaliung membawahi 13 kampung senilai Rp 19.662.100.000.Ke 2 Kecamatan Segah juga membawahi 13 Kampung/Desa memperoleh Rp 17.288.880.000, urutan ke 3 Kecamatan Kelay membawahi 14 Kampung/Desa raihan anggaran Rp 16.824.360.000, uratan ke 4 Kecamatan Gunung Tabur membawahi 10 kampung/ desa memeperoleh anggaran Rp 14.921.760.000, urutan ke 5 Kecamatan Talisayan membawahi 10 Kampung senilai Rp 13.865.500.000, urutan ke 6 Kecamatan Biatan membawahi 8 Kampung sebesar Rp 10.439.180.000, urutan ke 7 Kecamatan Batu Putih membawahi 7 Kampung sebesar Rp 9.780.300.000, urutan ke 8 Kecamatan Pulau Derawan membawahi 5 kampung sebesar Rp 8.698.240.000, urutan ke 9 Kecamatan Biduk-Biduk membawahi 6 Kampung sebesar Rp 8.410.920.000, urutan ke 10 Kecamatan Tabalar membawahi 6 Kampung sebesar Rp 8.366.400.000, urutan ke 11 Kecamatan Teluk Bayur membawahi 4 kampung sebesar Rp 5.615.3000.000.

“Dan kecamatan terakhir terendah nilainya Kecamatan Maratua membawahi 4 kampung sebesar Rp 5226.060.000. (advetorial/sep)