Lima Sekolah di Kukar Siap jadi Sekolah Adiwiyata Nasional

img

TENGGARONG, Kutai Kartanegara (Kukar) siapkan  lima sekolah untuk menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional. Tim Adiwiyata Provinsi, melakukan verifikasi dokumen kelima sekolah yang telah disipkan diantaranya, SDIT Nurul Ilmi, SDN 018, SDN 002, SMP YPK dan MAN Tenggarong, yang dilaksanakan di SDN 002, Jumat (04/08/2017).

 “Geliat sekolah adiwiyata ini sudah mulai kelihatan di Kukar pada tahun ini, bahkan tahun lalu 2 sekolah di Kukar sudah dapat  predikat Adiwiyata Nasional, yakni SDN 028 dan SMKN 1 Tenggarong,” kata Syamsuddin Tim Adiwiyata Provinsi.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar dan BLH Kaltim telah melakukan pembinaan terhadap sekolah yang berpotensi menuju adiwiyata.

“Sekolah adiwiyata ini merupakan kesadaran dari warga sekolah bukan desakan instansi di atasnya, karena salah satu persyaratannya sekolah bersangkutan memohon untuk dijadikan sekolah adiwiyata, tahun ini ada 15 sekolah di Kukar yang medapat predikat Sekolah Adiwiyata Provinsi ”ujarnya.

Menurutnya, secara fisik kelima sekolah memiliki plus-minus. Komponen persyaratan sudah siap semua. Kelemahan mereka mengumpulkan dokumen dan menginformasikannya itu yang belum

“Sekolah di Kukar punya potensi besar dalam meraih sekolah Adiwiyata Nasional, cuma belum terlihat. Sehingga pihaknya mengambil langkah mengumpulkan dokumen, lalu kirim ke pusat agar nanti dicek” papar syamsuddin.

Ia berharap Sekolah Adiwiyata ini diberikan secara berjenjang, mulai adiwiyata kabupaten, provinsi, nasional hingga mandiri. Untuk menuju mandiri, sekolah adiwiyata nasional harus lebih dulu membina 10 sekolah agar menjadi sekolah adiwiyata. Sehingga tahun depannya sekolah itu bisa diusulkan ke Adiwiyata Mandiri.

“Dalam penilaian adiwiyata mandiri, tim dari pusat akan melakukan verifikasi lapangan dengan mendatangi 3 sekolah binaannya” terangnya.

Terpisah Ketua Tim Adiwiyata Kabupaten Kukar, Rustam Effendi menambahkan, tahun lalu  dua Sekolah di Kukar mendapatkan predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, yaitu SDN 028 Tenggarong dan SMKN 1 Tenggarong, sudah mengajukan 10 sekolah yang akan dibinanya untuk menjadi sekolah Adiwiyata. Ini sebagai syarat keduanya untuk ikut ke Adiwiyata Mandiri.

“Tahun ini kedua sekolah itu sudah membina 10 sekolah untuk dipersiapkan menuju sekolah adiwiyata kabupaten. Kita sudah SK-kan bahwa keduanya sudah membina 10 sekolah,” beber Rustam. aji/poskotakaltimnews.com