Bangunan Eks RSU Parikesit Dijarah Maling, Bupati Rita Minta Usut Tuntas

img

TENGGARONG, Bupati Kukar Rita Widyasari tidak menyangka bangunan lama RSUD AM Parikesit Tenggarong yang berstatus milik Pemerintah Kukar yang nanti direncanakan akan digunakan BNN sebagai pusat rehabilitasi ini banguanya sudah Gundul. 

Rita sendiri baru mengetahui hal tersebut setalah mendapatkan laporan dari Seketaris Daerah dan Dandim 0906/Tenggarong. "Kami tidak pernah menyangka ini bisa terjadi, Kayu dan seng-seng diamil. Abis ini pak sekda akan rapat untuk meminta Polres Kukar dan Satpol PP untuk melakukan penjagaan." Ujar Rita ,

Dengan adanya kejadian ini Rita berharap kasus ini harus di usut tuntas dan jagna sampai ada terjadi lagi, karena ini aset negara.

Sementara itu, Sekda H Marli mengatakan, Pembangunan ini sebelumnya dulunya pernah ada penjagaan namun begitu diserahkan ke BNN dilepas, nah pada saat transisi inilah kejadiannya terjadi. Belum tau total kerugian akibat pencurian tersebut. "Namun nilai aset bangunan saat akan diserahkan ke BNN nilainya kurang lebih Rp 31 miliar." Katanya.

Aksi pencurian sejumlah kayu dibangunan eks rumah sakit tersebut terbongkar ketika  Dandim 0906/Tenggarong, Letkol Inf Jansen P Nainggolan saat sedang joging pagi bersama ajudanya, Rabu (16/8) jam 06.00 wita. Yang ketika itu langgung mempergoki 2 orng penjarah. "Saya kan biasa joging pagi belum pernah masuk kesana juga dan marasa belum masuk kejalan itu, nah ternyata saya liat sudah ada yang di atas atap dengan kondisi atap tersebut sudah ada yang terbongkar. “katanya.

Jansen berpikir rajin sekali sudah kerja pagi pagi, sehingga ia menanyakan ada pekerjaan apa ini, ada proyek pembongkaran kah atau dari mana namun mereka tidak bisa jawab sehingga lalu ia menyuruh turun. "Ketika itu saya sempat mencoba menelpon pak Sekda Kukar menanyakan apakah ada pekerjaan pembongkaran di Rumah Sakit lama namu Pak Sekda katanya tidak ada dan saya pun merasa ini ada yang tidak beres." Ujar Janesn kepada media ini.

Ketika ditanya tanya mereka juga tidak bisa menjawab ketika ditanya dia dari warga mana dan KTPnya mana, bahkan meski dirinya juga sudah memperkenalkan diri namun kedua orang tersebut seperti menantang. "Pada saya telpon anggota piket untuk datang, kedua orang ini kabur. Akhirnya saya kejar sempat dapat, sampai didalam ruangan bekas rumah sakit, terjadilah pergulatan untuk meringkus dia, akhirnya satu lepas yang satu kita dapat." Jelasnya

Kini tersangka telah diserahkan ke Polres Kukar guna penyelidikan lanjut dan di keuahui bahwa Pelaku berinisial D (23) dan temannya berinisial A ketika itu berhasil melarikan diri.

Pelaku berinisial D mengakui bahwa sudah melakukan pembongkaran selama 1 minggu lalu hanya berdua bersama temanya menggunakan pipa. "Saya hanya membongkar seng saja dan hasilnya akan di jual ke Pemulung." Katanya dra/poskotakaltimnews.com