Abdul Malik Soroti Pembelian Mobil Dinas Baru
Abdul
Malik
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
BONTANG -
Keputusan Pemkot Bontang membeli mobil dinas baru untuk kepala daerah
disesalkan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Bontang Abdul
Malik.
Ia menilai pengadaan mobil alphard dan pajero
sport untuk kepala daerah ini dianggap abai dengan kondisi masyarakat.
Menurut politisi PKS ini, pengadaan mobil
dinas ditengah krisis masyarakat akibat imbas kenaikan BBM, keliru.
Pemerintah tidak memiliki ‘sense of crisis’
dengan keadaan masyarakat yang kelimpungan akibat harga bahan pokok yang
belakangan melambung tinggi.
Diketahui, Pemkot Bontang mengalokasikan
anggaran Rp 5,5 miliar untuk pengadaan kendaraan dinas kepala daerah dan
wakilnya.
“Pemerintah ini seoalah tidak merasakan
krisis ditengah kesulitan masyarakat saat ini,” ujarnya saat dikonfirmasi
Seharunya dalam kondisi seperti ini,
pemerintah sebaiknya memberikan solusi untuk meringankan beban warga.
Misalnya seperti nambah program bantuan
sosial atau BLT. “Memang ada dialokasikan Rp 6 miliar buat BLT. Harusnya kan
itu ditambah. Padahal diawal itu akan dialokasin Rp 13 miliar,” terangnya.
Dibeberkan Abdul Malik, meski pengadaan mobil
dinas itu jauh sebelumnya telah dibahas sebelum kebijakan kenaikan harga BBM.
Namun menurutnya tidak ada yang salah jika
terpaksa harus ditinjau ulang, dengan mere-alokasi anggaran secara tepat guna
dengan kepentingan mengurangi beban masyarakat Bontang.“Tinjau ulang agar
anggaran daerah ini bisa lebih tepat sasaran,” sebutnya.(adv)