Pentingnya Grand Design Pembangunan Kependudukan
Rapat penyusunan grand design pembangunan kependudukan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, SAMARINDA - Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK), merupakan dokumen strategis berjangka panjang yang wajib disusun oleh pemerintah pusat dan daerah.
Karena tujuan utama pelaksanaan Grand Design Pembangunan Kependudukan, yaitu tercapainya kualitas penduduk yang tinggi sehingga mampu menjadi faktor penting dalam mencapai kemajuan bangsa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni diwakili Sekretaris Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Eka Wahyuni mengatakan, Peraturan Presiden Nomor 153 Tahun 2014 tentang GDPK memberi amanat agar setiap tingkatan wilayah dapat menyusun suatu Rancangan Induk/Grand Design Pembangunan Kependudukan (RIPK/GDPK) untuk merekayasa dinamika kependudukan di daerah.
Dikatakan, kunci keberhasilan dengan memanfaatkan peluang dengan terbukanya Jendela 2020-2045 memberikan kesempatan untuk membangun manusia dengan segala dimensinya dan tidak dapat dilaksanakan sendiri-sendiri, seperti membangun manusia unggul seutuhnya menjadi SDM Unggul pada tahun 2045.
"Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan saling terkait antara satu sektor dengan yang lain dan komitmen semua pemangku kepentingan pusat dan daerah,” kata Eka Wahyuni pada kegiatan Rapat Finalisasi Penyusunan dan Pemanfaatan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022, berlangsung di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Selasa (22/11/2022).
Eka menambahkan, pihaknya menyambut baik penyusunan dan pemanfaatan GDPK Kaltim sebagai acuan dalam penyusunan serta pemanfaatan dokumen GDPK 5 Pilar agar terarah, tepat sasaran, tepat waktu serta sinergis antar sektor dan wilayah.
“Diharapkan agar anggota tim bekerja semaksimal mungkin agar kualitas proses penyusunan Grand Desain Pembangunan Kependudukan 5 Pilar dan seluruh pihak yang nantinya bekerja sama dalam penyusunan diucapkan terima kasih,” tandas Eka.
Hadir menjadi narasumber pada kegiatan ini, Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Sunarto dan perwakilan Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) Kaltim Diana Lestari.(mar)