Aplikasi Rumah Besar Sebagai Upaya Pengentasan Kemiskinan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar memiliki terobosan baru pada 2022 yakni, aplikasi rumah besar, dalam rangka sebagai upaya pengentasan kemiskinan.
Plt Kepala Bappeda Kukar Vanessa Vilna melalui Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Saiful Bahri mengatakan, aplikasi tersebut merupakan bagian dari, mendukung program dedikasi Kukar Idaman.
"Jadi aplikasi rumah besar ini, harapan Bupati Kukar menjadi simbol seluruh kebijakan penanggulangan kemiskinan, dalam satu wadah yang terintegrasi, yang memiliki data kesamaan maupun sasaran," ucap Saiful Bahri kepada Poskotakaltimnews, belum lama ini.
Pada aplikasi tersebut, terdapat 13 sasaran program, untuk penanggulangan kemiskinan pada 2023 mendatang, dan seterusnya sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
13 program tersebut diantaranya, pembangunan sanitasi aman dan layak, bedah rumah, pondok pangan, program perikanan nyaman bejukut, program air bersih, keaksaraan buta atau sekolah pengentasan buta aksara, keaksaraan usaha mandiri, kejar paket, dan lainnya.
"Nanti kita libatkan pihak perusahaan, untuk berkontribusi terhadap program program pada aplikasi tersebut," katanya
Sementara sudah ada sekitar 75 perusahaan yang terlibat dalam aplikasi rumah besar. Sesuai intruksi presiden Nomor 04/2022, seluruh program pengentasan kemiskinan itu harus mengacu pada sasaran, seperti percepatan, penghapusan kemiskinan ekstrim (P3KE).
"Angka kemiskinan Kukar 7,9 persen dari jumlah penduduk sekitar 65 ribu, dan kemiskinan ekstrim 1,45 persen sekitar 11 ribuan. Kemiskinan ekstrim harus selesai pada 2024," tutupnya.(riz)